Kajari Biak Diharap Prioritaskan Penanganan Dugaan Korupsi

Metro Merauke – Kepala Kejaksaan Negeri atau Kajari Biak Numfor, Papua, Efi Paulin Numberi yang dilantik awal Maret 2021 lalu, diharapkan memprioritaskan penanganan dugaan korupsi di wilayah itu.

Imanuel Rumayom dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Kyadawun mengatakan, warga Biak Numfor berharap Kajari kini dapat lebih baik lagi dalam penegakan hukum di sana. 

Katanya, Kajari kini mesti bekerja sungguh sungguh. Terutama dalam menuntaskan perkara dugaan korupsi di Biak Numfor. 

“Ada tunggakan kasus dugaan korupsi yang mesti ditindak lanjuti. Misalnya penetapan tersangka terhadap Sekretaris KPU Supiori. Akan tetapi prosesnya kita belum tahu sampai hari ini,” kata Imanuel Rumayom melalui panggilan teleponnya, Kamis (01/04/2021). 

Ia mengibaratkan, pengungkapan kasus dugaan korupsi di Biak Numfor seperti kotak pandora. Sulit diungkap sebab diduga melibatkan para pihak yang berpengaruh di sana.

Imanuel Rumayom mengatakan, dibutuhkan keberanian dan komitmen mengusut setiap dugaan korupsi di Biak Numfor hingga ada putusan hukum dari pengadilan.

“Kasus dugaan korupsi inilah yang mesti didorong ke pengadilan, agar ada efek jera sehingga pejabat lain tidak berupaya melakukan kesalahan serupa,” ujarnya.

Ia menegaskan, dalam upaya penegakan hukum tidak boleh “tebang pilih”. Pejabat maupun rakyat kecil, semua sama di hadapan hukum. 

“Dengan begitu publik akan menilai, memang ada keadilan dalam penegakan hukum,” ucap Imanuel Rumayom. (Arjuna)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *