Pengambil Kebijakan Jangan Hanya Mempertimbangkan Sisi Politik

Metro Merauke – Anggota komisi bidang pemerintahan, politik, hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM), Laurenzus Kadepa mengingatkan para pengambil kebijakan di Papua tidak hanya mempertimbangkan sisi politik.

Ia mengatakan, para pengambil kebijakan di Papua mesti mengedepankan sisi kemanusiaan.

Mengutamakan penyelesaian masalah yang berkaitan dengan hak hidup banyak orang atau masyarakat.

“Saya minta kita semua pangambil kebijakan bekerja mengedepankan aspek kemanusiaan. Jangan hanya sisi politik, untuk kepentingan pribadi, kelompok maupun pihak tertentu,” kata Kadepa, Minggu (28/03/2021).

Politikus Partai Nasional Demokrat atau NasDem itu juga menyoroti sikap Pemerintah Provinsi Papua, lembaga DPR Papua dan Majelis Rakyat Papua (MRP), dalam penyelesaian masalah pemutusan hubungan kerja atau PHK sepihak, 8.300 karyawan PT Freeport Indonesia, kontraktor, dan privatisasi.

Ribuan karyawan itu di-PHK sejak 2017 silam, lantaran melakukan mogok kerja. Aksi ketika itu sebagai respons terhadap wacana manajemen perusahaan yang akan merumahkan pekerja dengan alasan efisiensi.

“Saya menilai para pihak ini hanya diam. Tidak serius mencari solusi. Padahal ini mengenai kemanusiaan,” ujarnya.

Katanya, Gubernur Papua memang pernah mengeluarkan surat teguran kepada Freeport. Dinas Tenaga Kerja Provinsi Papua juga sudah dua kali mengeluarkan nota pemeriksaan. 

Akan tetapi pihak perusahaan tidak mengindahkannya, namun tidak ada langkah yang diambil para pamangku kepentingan di Papua.

“Nasib ribuan karyawan ini mesti diselamatkan. Secara pribadi saya sudah mendampingi mereka sejak 2018. Saya juga bersaksi di PTUN Jayapura pada 2020 lalu, ketika masalah ini disidangkan,” katanya.

Laurenzus Kadepa mengatakan, beberapa waktu lalu Ketua DPR Papua memberikan disposisi kepada Komisi I untuk membantu penyelesaian masalah itu. 

Akan tetapi hingga kini komisi itu belum membahas secara internal, langkah apa yang mesti diambil. 

“Secara pribadi saya tetap berupaya mendorong penyelesaian masalah ini. Saya akan tetap kawal. Namun saya butuh dukungan para pihak. Saya mempertanyakan sikap diamnya para pemangku kepentingan,” ucapnya. (Arjuna)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *