Bupati Pastikan Situasi Boven Digoel Kondusif

Metro Merauke – Bupati Boven Digoel, Papua, H. Chaerul Anwar memastikan, situasi kamtibmas di Boven Digoel, hingga kini tetap kondusif. Kendati begitu, Bupati Anwar mengakui masih ada aski penolakan pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang dilakukan dari sekelompok massa.

“Situasi di Boven Digoel sampai hari ini tetap aman dan kondusif. Bahwa masih ada penyampaian aspirasi pendukung paslon yang didiskualifikasi MK, namun jalannya aksi tetap dilaksanakan dalam pengawasan pihak keamanan,” ujarnya kepada wartawan di Merauke, Sabtu (27/3).

Pada kesempatan itu Bupati Anwar mengajak masyarakat setempat untuk ikut menjaga keamanan, ketertiban dan kebersamaan di Boven Digoel. Yang tak kalah penting, lanjutnya, seluruh lapisan masyarakat juga diharapkan dapat menghargai putusan MK atas sengketa Pilkada 2020 Boven Digoel.

“Walaupun putusan MK ada pro dan kontra, tetap saya (Bupati) mengajak masyarakat menjaga keamanan. Tentu Pemda tidak punya kewenangan merubah keputusan final dari MK dan itu menjadi perintah Undang-undang,” tukasnya.

Diketahui, Mahkamah Konstitusi (MK) telah membacakan putusan atas perselisihan Pilakda 2020, Senin (23/3) lalu. Dimana memerintahkan untuk dilaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU) pemipihan kepala daerah Boven Digoel tanpa mengikutsertakan pasangan Yusak Yaluwo dan Yakob Weremba. (Nuryani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *