Bulog Merauke Target Serap Beras 30 Ribu Ton Tahun 2021

Metro Merauke – Perum Bulog Merauke, Papua telah membeli beras petani sebanyak 290 ton lebih sepanjang bulan Maret ini. Ketentuan penyerapan beras petani oleh Perum Bulog telah diatur dalam Instruksi Presiden Nomor 5 Tahun 2015, tentang kebijakan pengadaan beras dan penyaluran beras oleh pemerintah.

Pimpinan Cabang Perum Bulog Merauke, Inung Tri Afandi menjelaskan, pihaknya menargetkan melakukan penyerapan beras produksi petani Merauke sebanyak 30 ribu ton di tahun 2021. Merauke sebagai sentra produksi beras, sehingga diharapkan pada musim tanam kali ini hasilnya maksimal.

Diuraikan Inung Tri Afandi, target penyerapan 30 ribu ton tersebut mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. “Yang mana tahun 2020, target penyerapan sebanyak 24 ribu ton,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (26/3).

Inung mengakui, adanya peningkatan target penyerapan beras menjadi tanggungjawab besar untuk dapat terealisasi dengan lancar. Pihaknya memastikan akan memaksimalkan penyerapan beras 2021. “Kita akan all out melakukan penyerapan. Bahkan Sabtu dan Minggu kalaupun ada mitra yang setor, kita akan siap melayani,” ujarnya.

Pada kesempatan itu Pincab Perum Bulog mengungkapkan, terkait adanya penolakan 1 truk beras yang dibawa salah satu mitranya ke gudang bulog, kata Inung, hal tersebut lebih disebabkan karena broken atau patahan beras terlalu tinggi, hingga 30 persen.

“Ini jauh dari ketentuan Inpres No 5 Tahun 2015. Dimana untuk broken maksimal 20 persen. Jadi beras yang dibawa mitra saat itu brokennya mencapai 30 persen. Memang kita kembalikan untuk diperbaiki,” tandasnya. (Nuryani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *