Wujudkan WBK dan WBBM, Danlantamal XI Tekankan Jajarannya Bekerja Sesuai Aturan

Metro Merauke – Komandan Pangkalan Utama (Danlantamal) XI Merauke, Brigjen TNI (Mar) Wurjanto, M. Han memimpin langsung penandatangan pakta integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Kamis (25/3).

Dikatakan Danlantamal XI, reformasi birokrasi merupakan salah satu langkah awal untuk melakukan penataan terhadap sistem penyelenggaraan pemerintahan yang baik, efektif dan efesien. Sehingga dapat melayani masyarakat secara cepat, tepat dan profesional.

Dalam rangka mengakselerasi pencapaian sasaran, seluruh jajaran Lantamal XI Merauke berupaya membangun pelaksanaan reformasi birokrasi, dengan terlebih dahulu melakukan pencanangan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Menurut Danlantamal XI, lewat pakta integritas, merupakan bentuk komitmen dan sebagai wujud tanggungjawab dalam melaksanakan tugas dan kewajiban. Untuk itu, Danlantamal XI meminta jajaranya bekerja sesuai aturan.

Terlebih, lanjutnya, banyak kegiatan di TNI Angkatan Laut kaitannya pelayanan masyarakat. Semisal, dalam penerimaan calon prajurit, pelayanan rumah sakit maupun kegiatan pembinaan potensi maritim. Hal itu menuntut jajarannya bekerja maksimal sesuai aturan yang ditentukan.

“Tentu sebagai komitmen menuju WBK dan WBBM, jajaran yang ada harus bekerja sesuai aturan. Dimana, yang terkait dengan pelayanan masyarakat harus lebih bagus. Ikuti semua aturan, sehingga kita terhindar dari nepotisme maupun korupsi,” tegasnya.

Dirinya menilai, tanpa adanya komitmen dan kebulatan telad bersama dalam membangun zona integritas, dirasa sulit untuk meraih predikat WBK dan WBBM.

“Saat ini masih ada oknum-oknum yang melakukan tindakan tidak terpuji yang telah melukai hati masyarakat dan telah mempengaruhi wibawa, citra kerja Lantamal XI secara keseluruhan,” bebernya.

Sehingga ditengah keterbatasan, Lantamal XI Merauke bertekad membangun zona integritas menuju WBK dan WBBM. “Jika tidak sekarang, kapan lagi kita akan memulai. Karena kami ingin menjadi institusi yang efektif dan modern,” tandasnya. (Nuryani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *