Polisi Pastikan Situasi Boven Digoel Aman dan Kondusif

Metro Merauke – Setelah melalui tahapan persidangan, Mahkamah Konstitusi (MK) mendiskualifikasikan pasangan peraih suara terbanyak di Pilkada Boven Digoel 2020, Yusak Yaluwo-Yakob Weremba.

Dalam sidang pembacaan putusan perselisihan hasil Pilkada Boven Digoel, Senin (22/3), Majelis Hakim mengabulkan permohonan yang diajukan pasangan calon bupati dan wakil bupati Boven Digoel nomor urut tiga, Martinus Wagi-Isak Bangri.

MK juga memerintahkan digelarnya pemungutan suara ulang (PSU) Pilkada Boven Digoel tanpa mengikut sertakan pasangan Yusak Yaluwo-Yakob Weremba.

Merasa tak puas dengan putusan MK, sejumlah warga di Boven Digoel sempat melakukan aksi bakar ban di jalan. Kapolres Boven Digoel, melalui Kabag Ops, Kompol Riyanto saat dikonfirmasi wartawan membenarkan hal tersbut. “Memang ada yang bakar ban, tapi tidak berlangsung lama. Langsung kita padamkan,” ujarnya, Selasa (23/3).

Pihaknya memastikan, hingga saat ini situasi di Boven Digoel aman dan kondusif . “Dengan upaya yang dilakukan bersama, Boven Digoel hingga kini tetap aman dan kondusif,” katanya.

Dikatakannya, antisipasi menjelang putusan MK telah dilakukan jauh-jauh hari dengan penguatan pasukan, dari Polres Boven Digoel sebanyak 200 personel, Brimob 100 personel, Kodim 25 personel dan 100 personel dari Satgas Pamtas. Masyarakat diajak ikut menciptakan keamanan dan ketertiban di daerah. (Nuryani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *