Kantor Lurah dan Puskesmas Samkai Dipalang, Pelayanan Lumpuh

Metro Merauke – Kantor Kelurahan dan Puskesmas Samkai, Selasa pagi (23/3), dipalang warga yang mengklaim sebagai pemilik tanah ulayat. Pemalangan dengan memasang janur di pintu-pintu masuk ke dua kantor tersebut, telah mengakibatkan lumpuhnya pelayanan masyarakat.

Lurah Samkai, Amelia Padwa menuturkan, pemalangan dilakukan pemilik tanah, Anselmus Samkakai sejak Selasa pagi. Warga menuntut pemerintah segera menyelesaikan pembayaran tanah miliknya dan melarang adanya aktivitas perkantoran. “Warga menuntut agar permasalahan ini segera diselesaikan, barulah kantor dapat dibuka kembali,” ucapnya kepada wartawan.

Amelia Padwa mengaku, akibat pemalangan, pelayanan urgen untuk masyarakat tidak dapat dilakukan. “Kantor Lurah sampai Puskesmas Samkai dipalang. Pelayanan di dua kantor tidak bisa dilakukan. Pelayanan surat pengantar Jaminan Kesehatan ke Puskesmas paling urgen setiap harinya kita layani. Tapi sekarang terhenti karena kantor dipalang warga,” ujarnya.

Lurah Samkai mengaku aksi pemalangan dua fasilitas pemerintah tersebut telah dilaporkan ke Kepala Distrik Merauke, sehingga diharapkan ada langkah penanganan sebagai tindak lanjut penyelesaian maupun alternatif lain supaya pelayanan untuk masyarakat tetap dapat berjalan.

“Sudah kita laporkan ke Kepala Distrik Merauke untuk mendapatkan petunjuk lanjutan. Kita berharap masalah ini cepat selesai dan kegiatan pelayanan tidak sampai terhenti,” tukasnya. (Nuryani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *