Polisi Usut Tuntas Perusakan Fasilitas RSUD Merauke

Metro Merauke – Perusakan fasilitas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Merauke, Papua mendapat tanggapan serius dari Polres Merauke. Terkait hal tersebut, Kapolres Merauke, AKBP Untung Sangaji menegaskan, akan mengusut dan menangkap pelaku perusakan fasilitas kesehatan dimaksud.

“Saya (Kapolres) secara tegas sampaikan, bila anggota melihat kejahatan di depan medis, tidak ada kata lain adalah menembak, karena ini menyangkut orang yang ingin kita selamatkan. Kami akan kejar (pelaku) dengan cara apapun,” tegasnya dihadapan wartawan, Minggu (22/3).

Menurutnya, fasilitas ini (RSUD) dibangun pemerintah untuk memaksimalkan pelayanan publik. Sehingga perlu dijaga bersama, tidak dibenarkan untuk dirusak.

Kapolres menyebut, pengamanan di RSUD perlu dilakukan dengan maskimal, salah satunya dengan pemasangan camera CCTV. “Kalau pemerintah terlambat pasang, maka kita yang akan pasang. CCTV perlu dipasang, bila ada apa-apa akan cepat ditolong, dalam 1 minggu segera dipasang,” katanya.

Menurut Untung Sangaji, kelengkapan sarana prasarana di rumah sakit memang penting. Namun, yang tak kalah penting, katanya, dibutuhkan adanya kesadaran warga untuk ikut menjaga. Caranya dengan tidak merusak fasilitas yang ada.

Diketahui perusakan RSUD Merauke terjadi Sabtu (20/3). Merasa tidak puas dengan keputusan RSUD Merauke, pihak keluarga mengambil paksa jenazah yang terkonfirmasi Covid-19. Tak hanya itu, massa yang datang ke rumah sakit juga melakukan perusakan kaca 2 unit mobil jenazah dan melempar kaca RSUD dengan batu hingga pecah. Kasus tersebut kini tengah ditangani aparat kepolisian setempat. (Nuryani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *