Permintaan Penundaan, Tak Pengaruhi Persiapan PB PON Papua

Metro Merauke – Permintaan Gubernur Papua, Lukas Enembe kepada pemerintah pusat agar pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional atau PON ke-20 tahun ini diundur atau ditunda hingga 2022, tidak mempengaruhi persiapan Panitia Besar (PB) PON Papua.

Ketua Harian PB PON Papua, Yunus Wonda mengatakan meski Gubernur Papua meminta pelaksanaan PON ditunda, namun pihaknya tetap melakukan persiapan sesuai jadwal.

Menurutnya, PON ke-20 di Papua direncanakan digelar pada 2 Oktober 2021 hingga 15 Oktober 2021.

“Bagi kami, PON bergeser atau tidak kami tetap fokus sesuai jadwal. Kami sudah perkirakan semua persiapan rampung sebelum pelaksanaan,” kata Yunus Wonda, Jumat (12/03/2021).

PB PON meminta semua bidang bekerja menyelesaikan persiapan tepat waktu, sebelum event olahraga nasional empat tahunan itu dilaksanakan.

Katanya, hingga kini progres persiapan venue atau arena PON di Papua secara umum, telah mencapai 80 persen.

“Mungkin Juni atau Juli tahun ini semua sudah rampung. Paling lambat Agustus 2021,” ucapnya.

Katanya, tersisa beberapa peralatan saja yang mesti dilengkapi dalam beberapa bulan ke depan. Sebab sebagian besar kebutuhan di berasal dari dalam negeri. Hanya beberapa di antaranya yang didatangkan dari negara lain.

“Ada peralatan yang menjadi tanggung jawab kami PB PON. Ada juga yang menjadi tanggung jawab Kementerian Pemuda dan Olahraga,” ujarnya. (Arjuna)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *