Jelang Pelantikan, Pemkab Merauke Mulai Lakukan Persiapan

Metro Merauke – Kendati masih menunggu Surat Keputusan (SK) pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Merauke terpilih hasil Pilkada 2020, Romanus Mbaraka – H Riduwan, Pemerintah Daerah (Pemda) Merauke sudah mulai melakukan persiapan teknis.

Dikatakan Penjabat Bupati Merauke, Ruslan Ramli, terkait pelantikan, sesuai edaran, asumsinya pelantikan kepala daerah terpilih digelar 26 Februari mendatang secara virtual.

“Belum ada petunjuk lebih lanjut mengenai jadwal pelantikan. Termasuk Surat Keputusan (SK) juga belum ada, kita masih menunggu informasi yang pasti dari Kepala Biro Pemerintahan Provinsi Papua,” ujarnya kepada wartawan, Senin (22/2).

Untuk kelancaran gelaran pelantikan nanti, kata Ruslan Ramli, saat ini sudah mulai dilakukan persiapan, rapat bersama bagian dan instansi terkait. Pembahasannya mengenai lokasi yang akan digunakan maupun pengaturan keamanan pada saat hari pelantikan. Karena dipastikan akan dihadiri masyarakat maupun simpatisan dengan jumlah yang banyak.

“Recananya pelantikan kita pakai ruang auditorium di kantor bupati, tempatnya cukup luas. Tentu harus menerapkan protokol kesehatan. Sedangkan untuk masyarakat maupun simpatisan akan kita siapkan layar di depan. Warga tetap bisa melihat proses pelantikan,” terang Ruslan Ramli.

Yang tak kalah penting, pihaknya pun sudah melakukan komunikasi dengan Dinas Kominfo dan Telkom, guna memastikan kesiapan jaringan internet. Sehingga dalam pelaksanaan dipastikan berjalan lancar tidak sampai terganggu akibat permasalahan pada jaringan internet.

“Hal tersebut penting sekali dan menjadi kunci utama suksesi hari H pelaksanaan pelantikan yang direncanakan akan berlangsung secara virtual,” katanya.

Dijelaskan, prosesi pelaksanaan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih sebenarnya menjadi hajatan provinsi. Hanya saja karena pandemi Covid-19, sehingga pelaksanaannya dilakukan secara virtual di daerah. “Mengenai anggraan, ya dari Pemda Merauke,” ujarnya.

Sedangkan terkait keamanan, imbuhnya, sesuai ketentuan, kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja akan dikerahkan melakukan pengamanan. (Nuryani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *