Reses di Merauke, H. Sulaeman L Hamzah Serap Aspirasi Petani Sayur dan Nelayan

Metro Merauke – Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Fraksi Partai NasDem, H Sulaeman L Hamzah mengawali masa serap aspirasi (reses) di Merauke, Papua, Sabtu (20/2).

Dengan mendatangi beberapa titik lokasi, H. Sulaeman L Hamzah berupaya mendengarkan keluh kesah dan aspirasi yang disampaikan petani sayur di Spadem dan nelayan di Gudang Arang, Kelurahan Kamahidogai.

Dikatakan Sulaeman L Hamzah, berbagai usulan yang dihasilkan dalam serap aspirasi ini, menjadi dasar baginya sebagai wakil rakyat yang duduk di Senayan, mengawal dan mendorong berbagai usulan yang menjadi harapan masyarakat untuk dibahas di pusat dalam program kegiatan pembangunan di daerah.

“Tahun 2020 saya mendapatkan alat pertanian 1.000 unit hasil aspirasi masyarakat. Seluruh kabupaten/kota di Provinsi Papua kebagian dan Merauke paling banyak. Saya sadari belum bisa memperjuangkan aspirasi masyarakat dengan sempurna, karena Papua begitu luas,” ucapnya.

Sesuai dengan sumpah janjinya sebagai wakil rakyat, dia mengaku akan tetap pada komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi seluruh masyarakat di daerah pemilihannya, Papua.

Sulaeman L Hamzah mengatakan, saat ini kehidupan menjadi lebih sulit karena dampak Covid-19. Untuk itu, dirinya juga mengajak petani sayur maupun nelayan di Merauke tetap produktif dan semangat dalam peningkatan ekonomi walau di tengah masa pandemi Covid-19.

Sementara itu Anggota DPR Papua, Fauzun Nihayah menegaskan, pihaknya tak harus menunggu saat jelang Pemilu untuk turun bertemu konstituen sesuai amanah yang legislator emban.

“Melainkan diberbagai kesempatan dapat dimanfaatkan menyambangi dan bertemu langsung masyarakat guna mendengarkan aspirasi, lantas kita dorong dan perjuangkan secara berjenjang hingga ke tingkat pusat,” tuturnya.

Pada kesempatan itu para petani sayur di Spadem secara langsung meminta bantuan alat pendukung kelancaran usaha mereka (menanam sayur) berupa cultivator dan peralatan pertanian lainnya untuk petani padi di daerah itu.

Sedangjan di tempat terpisah, para nelayan di Gudang Arang mengharapkan perhatian dari pemerintah lewat pembinaan, modal usaha maupun bantuan peralatan bagi nelayan.

Disela-sela seres, diserahkan bantuan bibit sayuran bagi petani sayur maupun bantuan arena permainan anak berupa ayunan dan buku-buku bacaan untuk sekolah alam di Gudang Arang. (Nuryani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *