Tiap Tahun, 11 Kampung di Distrik Waan Alami Banjir Rob

Metro Merauke – Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Merauke, Papua, Dominikus Ulukyanan mengungkapkan, setiap tahun, 11 kampung di Distrik Waan selalu mengalami musibah banjir Rob yang menggenangi wilayah tersebut.

“Biasanya pada awal bulan Januari dan Februari. Akibatnya tanaman berupa umbi-umbian, pisang dan lain-lain, tergenang dan rusak,” kata Dominikus, Senin (01/02/20210.

Dikatakan, situasi terkini dari sejumlah kampung belum ia dapatkan informasinya. Tetapi sudah pasti air naik disertai banjir akibat hujan.

Disaat musibah, lanjutnya, otomatis warga tak bisa memanen. Dampaknya adalah ketersediaan cadangan makanan menipis.

“Saat banjir Rob datang, masyarakat berteriak meminta bantuan ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke. Namun terkadang terlambat distribusi,” ujarnya.

Dominikus Ulukyanan mengatakan, secara umum warga setempat adalah pekerja keras yang bisa membuka lahan persawahan.

“Saat Pak Romanus Mbaraka menjabat Bupati, ada pembukaan lahan persawahan di Kampung Sabo, dan hasilnya sangat baik. Sehingga tak harus terus bergantung kepada pemerintah,” ungkapnya. (Kobun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *