Tugu Libra 969 Merauke, Ambruk

Metro Merauke – Tugu Lingkaran Brawijaya (Libra) di Jalan Brawijaya Merauke, Papua, Ambruk, Jumat (29/1). Tugu berbentuk bundar itu, patah pada bagian tengah, sekitar pukul 11.30 wit.

Ambruknya tugu kebanggaan Merauke, diduga disebabkan angin kencang yang menerpa bagian atas monumen berusia delapan tahun itu.

Tak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Kepolisian saat ini tengah merekayasa pengalihan arus lalu lintas di sekitar lokasi sehingga tak menimbulkan kemacetan.

Saksi mata mengatakan, bagian atas tugu tiba-tiba ambruk. “Ada angin, tadi juga hujan,” kata Anis.

Tugu Libra diresmikan pada 27 Mei 2013. Dinamakan seperti itu karena berada tepat ditengah-tengah persimpangan jalan Brawijaya dan jalan Parako.

Pada tugu tersebut terdapat angka 1902, merupakan tahun dimana masyarakat Marind mulai berinteraksi dengan dunia luar.

Pada bagian atas Tugu Libra 969, terlihat miniatur bola dunia dengan tampilan Tahun 1902, yang artinya Merauke menuju kota dunia. Dibawah Bola Dunia terdapat moto Kota Merauke “Izakod Bekai Izakod Kai” (Satu Hati Satu Tujuan).

Tugu ini menggambarkan martabat, sejarah perjuangan NKRI, pemersatu orang Merauke dan kecerdasan anak negeri bumi Anim Ha. (Sayd Madrid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *