Vaksinasi Korona, Warga Papua Diingatkan Tetap Tenang

Metro Jayapura – Anggota Fraksi Demokrat DPR Papua, Emus Gwijangge mengingatkan warga Papua agar tetap tenang, berkaitan dengan rencana pemerintah memvaksinasi warga sebagai upaya pengendalian penyebaran virus korona.

Emus mengatakan, masyarakat mesti tetap tenang menunggu instruksi pemerintah dalam pelaksanaan vaksinasi. 

“Jadi tunggu keputusan resmi karena hingga kini masih ada simpang siur mengenai vaksin ini. Kan yang pertama [sudah] divaksin itu Presiden, diikuti para menteri, kepala daerah, dan terakhir masyarakat,” kata Emus, Rabu (13/01/2021).

Menurutnya, masyarakat jangan terpengaruh berbagai isu yang kini berkembang berkaitan dengan vaksinasi korona, agar tidak memunculkan keresahan.

Kata Emus, rencana vaksinasi korona kini menimbulkan polemik di masyarakat. Kini banyak warga yang menyatakan menolak untuk divaksin dengan berbagai alasan.

Ia menduga situasi itu terjadi, karena beredarnya berbagai informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya berkaitan dengan kemungkinan dampak yang ditimbulkan vaksin nantinya.

Selain itu, hingga kini izin yang dikeluarkan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk vaksin korona buatan Cina, Sinovac bersifat izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA).

Izin penggunaan yang dikeluarkan 11 Januari 2021 itu, diterbitkan setelah hasil evaluasi BPOM menunjukkan Sinovac memiliki efikasi sebesar 65,3 persen.

“Saya harap masyarakat tetap tenang menunggu instruksi pemerintah,” ujarnya. (Arjuna)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *