Aksi Nyata Dilakukan, Romanus-Riduwan Distribusi Bantuan Bagi Relawan dan Masyarakat Kurang Mampu

Metro Merauke – Inilah aksi nyata dilakukan. Tradisi berbagi dari kelebihan yang dimiliki, rutin dilakukan setiap tahun, menjelang hari raya Natal dan Tahun Baru. Sehingga tidak mengherankan jika kali ini dilakukan lagi.

Adalah Drs. Romanus Mbaraka, MT, Calon Bupati Merauke terpilih  bersama wakilnya, H. Riduwan yang menang telak dalam pilkada 9 Desember 2020 lalu.

Saat ditemui Metro Merauke Kamis (17/12), Romanus Mbaraka menjelaskan, bingkisan berupa beras 5 kilogram dan minuman orson itu diberikan kepada masyarakat kurang mampu baik Katolik, Protestan, Islam Hindu, Budha termasuk juga para relawan ROMARIN.

Gudang penyimpanan beras dan lain-lain yang siap didistribusikan | LKF

 “Ada sedikit rezeki dari kami yang bisa dibagikan untuk pemenuhan kebutuhan bagi setiap orang. Khusus beras, setiap kepala keluarga mendapatkan 5 kilogram,” ungkapnya.

Romanus mengaku, bantuan beras yang disiapkan dan sedang dibagikan ini, sebagian dari hasil panen sawahnya, juga dibeli langsung dari petani. “Apa yang saya lakukan sebagai bentuk perhatian terhadap masyarakat yang luar biasa memberikan suara hingga mencapai 64. 637 dalam pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) 9 Desember lalu,” ujarnya.

Corneles Upessy didampingi Frenfky Ndoen sedang mencatat dan mendata bantuan yang didistribusikan | LKF

Dia berharap banyak orang berbagi kasih kepada rakyat kecil yang membutuhkan, apalagi di tengah pandemic covid-19. “Meski kita sama-sama hidup dari kekurangan, namun selalu bahagia satu sama lain,” katanya.

“Memang sasaran pembagian bingkisan kepada relawan ROMARIN, sementara waktu difokuskan dalam kota terlebih dahulu. Karena kami mempunyai relawan yang mencapai kurang lebih 19.000. Sehingga mereka juga perlu ‘disentuh’ dengan baik,” katanya.

Untuk pendropingan, dilakukan melalui masing-masing koordinator. Selanjutnya diurus sekaligus diberikan kepada setiap kepala keluarga. “Saya memastikan setiap kepala keluarga akan menerima, karena proses pendataan sudah dilakukan dua tahun silam,” ungkapnya.

Ditambahkan, jangka pendek, pelayanan dilakukan dalam kota  terlebih dahulu. Tetapi jangka panjang, sudah pasti di 179 kampung.

“Pendropingan mulai hari ini dilakukan  dan berlangsung hingga dua hari kedepan. Khusus hari ini bingkisan didistribusikan kepada 6.371 kepala keluarga,” katanya. (LKF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *