Romanus-H. Riduwan Janjikan Berbagai Program Pro-Rakyat untuk Warga Merauke

Metro Merauke – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Merauke, Papua Romanus Mbarak-H. Riduwan berjanji akan melaksanakan berbagai program pro rakyat kepada masyarakat di wilayah itu, jika terpilih dalam pemilihan kepala daerah serentak, 9 Desember 2020 mendatang.

Janji itu disampaikan H. Riduwan saat melakukan blusukan dan menggelar kampanye di Jalan Kuda Mati, Kelurahan Kamundu, Selasa (24/11).

Dalam dialog bersama sejumlah warga H. Riduwan menyampaikan sejumlah program yang telah dirancang pihaknya. Program itu akan direalisasikan dalam lima tahun kedepan, jika ia dan pasangannya terpilih.

Sejumlah program yang akan dilaksanakan yakni pembangunan rumah permanen bagi masyarakat kurang mampu. Rumah itu bukan terbuat dari agar bisa bertahan lama dan tak harus diperbaiki setiap tahun.

Program lainnya, yakni penyaluran bantuan sosial (bansos), pemasangan jaringan listrik, penerangan jalan, air bersih, memangkas tingkat kemahalan harga tiket pesawat udara, dan menurunkan angka kriminalitas.

“Ya kalau warga di Kuda Mati kesulitan air bersih, pemerintah akan menggali sumur bor serta pengadaan profil tank, sehingga tak kesulitan mendapatkan air ketika musim kemarau,” kata H. Riduwan.

Ia menyatakan, program prioritas lain yakni memangkas mahalnya harga tiket pesawat udara. Katanya, kini banyak warga Merauke tak bisa bepergian menggunakan transportasi udara karena mahalnya harga tiket pesawat udara.

Situasi ini disebabkan meningkatnya pengguna jasa pesawat udara dari dank e Merauke, namun jumlah armada penerbangan yang melayani rute itu terbatas.

“Ketika Pak Romanus Mbaraka memimpin lima tahun silam, harga tiket sangat murah, sehingga orang bisa bepergian kemana saja. Misalnya ke Jayapura hanya Rp 500 ribu. Kalau ke [wilayah Pulau] Jawa berkisar Rp 1,8 juta,” ungkapnya.

Sementara itu, untuk menekan angka kriminalitas di Merauke khususnya sekitar Jalan Kuda Mati, ketika pasangan Romanus-Riduwan terpilih akan membangun pos polisi di sana, dilengkapi keberadaan aparat keamanan yang berjaga selama 24 jam.

“Begitu Pak Romanus Mbaraka tak menjabat, angka kriminalitas di daerah sekitar meningkat. Hampir setiap pekan persoalan serius yang harus diatasi,” ucapnya.

Katanya, pos kampung di setiap kelurahan dan kampung juga akan diaktifkan kembal. Difungsikan untuk melakukan penjagaan keamanan warga sekitar pada malam hari. (LKF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *