LMA Marind Imbuti Sambut Positif Program Romanus-Riduwan Selesaikan Tanah ulayat

Metro Merauke – Wakil Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Marind-Imbuti, Hendrikus Hengky Ndiken menyambut  dengan positif  program penyelesaian tanah ulayat oleh Cabup-Cawabup Merauke, Drs. Romanus Mbaraka, MT-H. Riduwan.

“Tentunya ini langkah sangat tepat dan orang Marind menyambut dengan positif. Karena masih banyak tanah  ulayat  yang telah dimanfaatkan pemerintah untuk pembangunan kantor-kantor maupun pemukiman di lokasi eks transmigrasi, belum ada penyelesaian sampai sekarang,” ungkap Hengky Ndiken melalui telpon selulernya Rabu (18/11).

Dikatakan, hak ulayat menjadi tumpuan orang asli Papua. Sehingga perlu menjadi perhatian serius semua pihak termasuk para pasangan calon (paslon) agar  memprogramkan untuk diselesaikan. “Bagi  saya Romanus-Riduwan tahu akan persoalan hak ulayat selama ini. Sehingga mereka memprogramkan untuk diselesaikan lima tahun  ketika terpilih,” katanya.

Hengky menjamin kalau kepemilikan tanah ulayat dituntaskan, tak mungkin ada pemalangan dilakukan. “Kami punya hati sangat mulia dan tak mungkin melakukan sesuatu secara berlebihan ketika telah adanya kompensasi dilakukan,” ujarnya.

Namun sebaliknya, lanjut dia, jika  tanah dicaplok tanpa sepengetahuan untuk berbagai kegiatan pembangunan, tentu orang Marind  tak mungkin tinggal diam begitu saja. (LKF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *