Kunker ke Pulau Terluar di Sarmi, Legislator Papua Terima Berbagai Aspirasi Warga

Metro Jayapura – Legislator Papua, Yanni, SH menerima berbagai aspirasi warga saat melakukan kunjungan kerja atau kunker dan hearing dialog di dua pulau terluar di Kabupaten Sarmi, Papua belum lama ini.

Pulau terluar itu yakni Kampung Liki dan Kampung Armo, Distrik Sarmi. Butuh waktu sekitar 45 menit menggunakan speed boat, melintasi laut untuk dapat mencapai kedua pulau itu. 

Ketua Fraksi Gerindra DPR Papua itu mengatakan, masyarakat begitu antusias menyambung kedatangannya bersama rombongan.

“Ini (Kabupaten Sarmi) merupakan dapil saya. Pulau yang paling luar di Provinsi Papua ternyata memiliki persoalan-persoalan tersendiri. Bekerja sebagai nelayan merupakan mata pencaharian mereka yang tinggal di pulau Liki dan Pulau Armo,” kata Yanni belum lama ini.

Katanya, ada berbagai aspirasi yang disampaikan warga dua pulau itu kepadanya. Di antaranya berkaitan dengan Bahan Bakar Minyak atau BBM, perikanan, ekonomi, pendidikan dan saran prasarana lainnya.

“Berbagai masukan atau aspirasi itu, menjadi catatan dari masyakarat yang harus ditindaklanjuti. Untuk itu apa yang sudah disampaikan masyarakat akan saya lanjutkan kepada instansi terkait,” ucapnya.

Menurut Ketua DPD Gerindra Papua itu, di pulau terluar tersebut terdapat sekolah dasar atau SD. Sekolah itu dibangun seorang pengusaha dan masih difungsikan hingga kini. Akan tetapi butuh dukungan atau perhatian dari pemerintah daerah setempat.

“Saya pikir itu tidak terlalu rumit karena toh sekolahnya sudah ada. Artinya tinggal kita dorong saja,”ujar Yanni

Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Sarmi, Marcos Kopong LB mengatakan masyarakat berharap kunjungan seperti itu bukan hanya dilakukan anggota DPR Papua, Pemkab Sarmi juga mesti melakukan hal serupa 

“Warga dua pulau ini mayoritas berprofesi sebagai nelayan. Dengan harapan apa yang diimpikan masyarakat bisa terwujud. Sebab masyarakat betul-betul sangat mengharapkan itu,” kata Marcos.

Menurutnya, sebagai ketua DPD Gerindra Papua, Yanni memiliki akses langsung kepada Menteri Kelautan dan Perikanan, Edi Prabowo sebagai Wakil Ketua DPP Partai Gerindra. 

Katanya, yang paling dibutuhkan masyarakat nelayan di dua pulau ini adalah Stasiun Pengisian Bahan Bakar untuk Nelayan atau SPBN, sehingga ada bahan bakar minyak khusus untuk nelayan. 

Apalagi ketersediaan BBM di Sarmi yang sangat minim, sehingga warga Pulau Liki dan Pulau Armo kesulitan mendapat BBM.

“Mereka hanya minta itu saja, karena itu menyangkut kehidupan sehari-hari. Seperti membiayai anak sekolah dan kebutuhan makan sehari-hari. BBM ini sangat dibutuhkan masyarakat untuk membatu menopang kehidupan mereka,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PKK Pulau Kampung Liki, Beci Marsau mengatakan pihaknya berterimakasih atas kunjungan kerja anggota DPR Papua itu.

“Dengan kehadiran ibu Yanni di pulau ini, beliau sudah mendengar berbagai keluhan kami,” kata Beci Marsau.

Disela-sela hearing dialog, Kepala Kampung Liki, Distrik Sarmi, Kabupaten Sarmi, Vestus Teno spontan memberikan marga kepada Yanni yaitu marga Teno. Yanni menyatakan terharu dan bahagia atas pemberian marga itu. Ia menilai itu merupakan satu kehormatan terhadapnya, karena ia tidak pernah berfikir atau membayangkan akan mendapat penghargaan seperti itu. (Arjuna)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *