Kampanye di Sejumlah Titik di Semangga, Romanus Mbaraka-Riduwan Disambut Antusias Masyarakat

Metro Merauke – Calon Bupati dan Wakil Bupati Merauke, Drs. Romanus Mbaraka, MT-H. Riduwan melakukan kampanye terbatas di sejumlah titik di dua kampung yakni Marga Mulya dan Semangga Jaya.

Pantauan Metro Merauke Rabu (21/10), kedatangan Romanus-Riduwan dengan nomor urut tiga (3) itu, disambut sangat antusias puluhan masyarakat dan teriakan yel-yel kemenangan sambil mengacungkan tiga jari.

Calon Wakil Bupati Merauke, H. Riduwan saat melakukan kampanye mengatakan, bersama Cabup Merauke, Drs. Romanus Mbaraka, MT telah bersepakat membuat perencanaan lima tahun kedepan untuk Merauke bangkit dan lebih baik lagi.

Cawabup Merauke, H. Riduwan sedang berdialog dengan masyarakat | LKF

“Kami juga sedih dengan keluhan petani selama ini. Dimana beras tak diserap baik, juga komoditi lain. Saya bersama Pak Romanus tidak menjanjikan, tetapi membuat program. Dimana tak ada lagi beras petani yang tidak diserap. Ketika  kami memimpin, dipastikan beras petani dibeli,” ungkapnya.

Dikatakan, apa yang disampaikan ini tidak menjanjikan , tetapi telah diprogramkan untuk dijalankan. “Ya, Pak Romanus Mbaraka ketika menjabat Bupati Merauke periode 2011-2016, telah melakukan  berbagai terobosan. Salah satunya adalah  beras petani tak menumpuk seperti sekarang,” ungkapnya.

Lebih lanjut Riduwan mengungkapkan, ketika dipercayakan rakyat memimpin lima tahun kedepan, dipastikan harga beras  di tingkat petani dinaikkan hingga Rp 10.000/kg.  Karena operasional yang dikeluarkan petani mengola sawah juga sangat besar.

“Kita  akan mensejahterakan petani dengan pembagian alshintan secara adil dan merata. Kalau sekarang mungkin bermasalah dan perlu diketahui bahwa sesungguhnya traktor maupun harvester combine yang didapatkan masyarakat adalah bantuan dari pemerintah, bukan dari partai politik tertentu,” tegasnya.

Sementara Calon Bupati Merauke, Drs. Romanus Mbaraka, MT mengatakan, pihaknya telah berkomiten mensejahterakan masyarakat setelah dipercayakan memimpin lima tahun kedepan. “Melalui kelompok pemberdayaan, akan kami bagikan satu traktor bersama harvester combine agar dapat digunakan petani pada saat musim pengolahan sawah maupun panen,” ujarnya. (LKF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *