Romanus Mbaraka-Riduwan Programkan Dana Rp 5 Juta Bagi Setiap Ibu Hamil​

Metro Merauke – Calon Bupati-Wakil Bupati Merauke, Drs. Romanus Mbaraka,MT-H. Riduwan memprogramkan dana Rp 5 juta bagi setiap ibu hamil (bumil). Tujuannya agar dapat memperbaiki gizi bagi bayi dalam kandungan selama kurang lebih sembilan bulan.

Demikian disampaikan Cabup Merauke, Drs. Romanus Mbaraka, MT kepada Metro Merauke Jumat (16/10). “Ketika kami terpilih melalui rakyat dan perutusan Tuhan menjadi pelayan bagi umat, salah satu program yang akan dilaksanakan adalah bagaimana memperbaiki gizi balita  di negeri ini,” ungkapnya.

Cabup-Cawabup Merauke, Drs. Romanus Mbaraka, MT-H. Riduwan | LKF

Cabup-Cawabup Merauke, Drs. Romanus Mbaraka, MT-H. Riduwan | LKF

Sesungguhnya, lanjut Romanus, ini adalah program lanjutan yang telah dilaksanakan ketika  ia masih menjadi Bupati Merauke periode 2011-2016 silam. “Saya ingin  anak -anak lahir dengan gizi baik. Sehingga mencetuskan ide  setiap ibu hamil, dibantu melalui pemberian gizi  secara baik,” ujarnya.

Jadi, lanjut dia, dialokasikan uang  senilai Rp 5 juta bagi setiap ibu hamil. Dana dimaksud dimanfaatkan  untuk perkembangan bayi selama sembilan bulan dalam kandungan ibunya. Sehingga  ketika melahirkan, bayi itu memiliki gizi baik.

“Ya kalau  bayi gizi baik, pasti kecerdasan maupun ketahanan tubuhnya baik pula,” ungkapnya.

Disamping itu, bayi yang dilahirkan ibunya tak mengalami kesulitan, lantaran perkembangannya diikuti secara  saksama oleh teman teman  baik di posyandu maupun puskesmas. Lalu proses persalinan juga normal dan tak  melalui proses caesar.

Ditanya apakah uang Rp 5 juta diberikan langsung kepada ibu hamil, Romanus menjelaskan, sesungguhnya tidak. Namun saat melakukan pemeriksaan secara rutin tiap bulan ke puskesmas, diperhatikan. Lalu ketika hendak pulang, diberikan uang untuk membeli beberapa kebutuhan bergizi seperti susu, telur dan lain-lain.

Selain itu, menurutnya, saat  ibu hamil melakukan USG, tentu harus menggunakan uang. “Nah fakta yang terjadi selama ini, orang cari uang susah, sehingga dengan dana  yang diberikan dapat dimanfaatkan,” ungkapnya.

Ditambahkan, uang Rp 5 juta bagi ibu itu, tak akan hilang. Setiap saat selalu ada, karena nantinya pada akhir bulan, melakukan pemeriksaan kesehatan. Selanjutnya diberikan uang  untuk belanja  beberapa makanan bergizi demi pertumbuhan bayi dalam kandungan. (LKF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *