KPU Menunggu SK Pemberhentian 3 Kandidat Berstatus ASN dan Legislator

Metro Merauke – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Merauke, Papua, masih menunggu surat pengunduran diri bagi 3 kandidat peserta Pilkada Kabupaten Merauke yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun anggota legislatif.

Ketiga calon peserta Pilkada dimaksud, masing-masing dua dari kalangan ASN dan satu anggota legislatif DPRD Merauke.

Ketua KPU Merauke, Theresia Mahuse mengatakan, hingga Kamis (15/10), dari tiga kandidat tersebut, belum ada yang menyerahkan SK pengunduran diri dari instansi masing-masing ke KPU. “Hingga kini belum ada calon yang memasukan SK pemberhentian. Tentu KPU terus mengingatkan,” katanya.

Sesuai Peraturan KPU, SK pemberhentian sebagai ASN maupun legislator bagi kandidat yang sudah ditetapkan maju sebagai calon bupati dan calon wakil bupati, menjadi salah satu syarat peserta Pilkada.

Ia menjelaskan, batas akhir surat pemberhentian tersebut diterima KPU, 30 hari sebelum pemungutan suara, 9 Desember.

“Jadi, paling lambat pada 9 November 2020, masing-masing calon sudah melengkapi surat pemberhentian,” ujarnya.

Dimana, lanjut Theresia Mahuse, dalam proses pengunduran diri, harus ada 3 dokumen pemenuhan berupa surat pernyataan pengunduran diri, tanda terima dari pejabat yang menerima proses pengunduran diri dan surat yang menerangkan bahwa pengunduran dirinya sedang dalam proses.

Diketahui, calon peserta Pilkada yang berstatus ASN, masing-masing Hendrikus Mahuse yang maju sebagai calon bupati nomor urut 1 dan calon wakil bupati nomor urut 3, H Riduwan. Serta satu anggota legislatif DPRD Merauke, Heribertus S. Silubun, calon bupati nomor urut 2. (Nuryani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *