Djabiruddin: Bulog Beli Beras Petani Sesuai Standar

Metro Merauke – Bulog Sub Divre Merauke, Papua melakukan pembelian beras petani berdasarkan standar kualitas yang ditentukan pemerintah.

Kepala Bulog Sub Divre Merauke, Djabiruddin mengatakan, sesuai dengan standar yang ditetapkan dalam Instruksi Presiden (Inpres), Bulog terlebih dahulu harus melakukan kualifikasi terhadap beras dari petani.

Sehingga, dengan mengacu pada ketentuan tersebut, pihaknya menolak membeli beras petani jika mutunya tidak sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).

“Ketentuan itu tidak bisa ditolelir. Banyak yang membawa, tapi karena tidak memenuhi standar, jadi harus kembali untuk diperbaiki. Ini sudah SOPnya dan tetap sama, belum berubah,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (15/10).

Dijelaskannya, standar beras yang dapat dibeli Bulog adalah, berkaitan dengan kadar air, derajat sosoh beras, kondisi patah dan menir.

“Ketentuannya, beras dengan kadar air maksimal sebesar 14 persen, butir patah paling tinggi 20 persen dan kadar menir paling tinggi dua persen, serta memiliki derajat sosoh paling sedikit 95 persen. Berkaitan harga, Bulog membeli Rp8.300/kg sampai di gudang,”terangnya.

Dirinya mengaku, terkait standar pembelian beras, sejauh ini telah disosialisasikan lewat mitra Bulog.

Ditambahkan Djabiruddin, dalam beberapa hari terakhir, Bulog Merauke telah menyerap sebanyak 500 ton beras petani. Saat ini masih tersedia space gudang untuk menampung 3.000 an ton beras. (Nuryani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *