Terkait Alsintan, Tim Inspektorat Tengah Kumpulkan Data Lapangan

Kepala Inspektorat Merauke, Irianto Sabar Gattang

Metro Merauke – Guna mengungkap mengenai penyaluran alsintan di Merauke sejauh ini telah tepat sasaran atau tidak seperti yang diadukan masyarakat, saat ini tim dari Inspektorat Kabupaten Merauke tengah bekerja mengumpulkan data lapangan.

Dikatakan Kepala Inspektorat Merauke, Irianto Sabar Gattang, tim pencari fakta yang dibentuk, fokus bergerak untuk melakukan penelusuran menyangkut alsintan.

“Bukan soal anggaran ya, karena itu dari APBN. Mengenai alsintan yang sudah masuk ranah Pemda, sehingga Inspektorat telurusuri, apakah dalam penyalurannya benar-benar sudah tepat sasaran apa tidak,” ujarnya kepada wartawan.

Dikatakan, sesuai SoP, dalam kerjanya, tim yang turun diberikan tenggat waktu selama 15 hari.

“Saat ini tim masih bergerak di lapangan kumpulkan data-data. Sesuai SOP ditargetkan 15 hari, namun bila dalam pendalaman ada kesulitan, bisa ditambah waktunya hingga tuntas bekerja,” jelasnya.

Katanya, Inspektorat bergerak cepat dalam merespon adanya aduan masyarakat yang mempertanyakan mengenai bantuan alsitan di Merauke.

Ia memastikan, kerja tim Inspektorat sesuai dengan tugas pokok dan fungsi. Sehingga pihaknya menepis adanya image, penelurusan penyaluran alsintan dilakukan pihaknya karena adanya intervensi.

“Tugas kami jelas, sesuai undang-undang, maupun Permendagri, Bupati wajib melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan yang menjadi wewenangnya dan tugas pembantuan. Kemudian, Bupati dalam melakukan pembinaan dan pengawasan dibantu Inspektorat,” terangnya.

“Artinya, kerja Inspektorat terkait alsintan pun, nantinya laporannya ke bupati. Dengan demikian, disuruh dan tidak disuruh, tetap laporan harus ke pimpinan daerah dalam hal ini bupati,” tandasnya.

Ditambahkan Irianto S Gattang, pihaknya bergerak dengan mengedepankan integritas serta independen dan tidam dipengaruhi pihak manapun.

Untuk itu, lanjutnya, nantinya fakta hasil pemeriksaan di lapangan, akan disampaikan ke bupati dan Kementerian Pertanian sebagai penanggungjawab alsintan. (Nuryani)

Tinggalkan Balasan