Seorang Pasien Probabel COVID-19 di Papua Meninggal 

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Papua, dr. Silwanus Sumule
Metro Merauke – Seorang remaja berinisial R, 16 tahun yang merupakan pasien probabel COVID-19 di Kabupaten Jayapura, Papua meninggal pada Selasa (04/08).
Juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Papua, dr. Silwanus Sumule mengatakan, probabel merupakan istilah pasien dengan suspek ISPA berat, dengan gambaran klinis korona, namun meninggal sebelum ada hasil tes PCR.
Pernyataan itu dikatakan dr. Silwanus Sumule, dalam keterangan pers secara virtual pada Selasa petang.
“Penyakit penyerta [pasien probabel adalah] diabetes, dan menunjukkan gambaran klinis seperti COVID-19. Radang paru-paru yang berat,” ujarnya.
Katanya, pasien itu belum dapat dipastikan apakah terinfeksi korona atau tidak, karena tes sampel menggunakan metode PCR belum ada hasil.
Sesuai ketentuan, seseorang dinyatakan positif COVID-19, melalui metode PCR. Meski begitu, pemakaman pasien dilakukan secara protokol COVID19.
“[Hasil] foto ronsenya sudah jelas radang paru-paru berat. Rapid testnya reaktif, namun hasil PCR-nya belum keluar. Ini adalah kasus pertama anak (remaja) yang meninggal. Pasien sempat dirawat selama tiga jam,” ucapnya.
Ia mengatakan, sesuai keputusan Kementerian Kesehatan, sejak kini ada perubahan istilah oleh Satgas penanganan korona.
Istilah orang dalam pemantauan atau ODP, kini diubah menjadi kontak erat. Istilah pasien dalam pengawasan atau PDP diubah menjadi suspek.
Suspek adalah orang yang memenuhi satu dari tiga kriteria baru yakni memiliki ISPA dan 14 hari belum timbul gejala memiliki riwayat perjalanan atau di wilayah yang melaporkan transmisi lokal.
Suspek juga adalah orang dengan salah satu gajala ISPA pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat kontak dengan kasus konfirmasi/pobable COVID-19.
Hingga 4 Agustus 2020, jumlah kasus korona di Papua sscara kumulatif sebanyak 3.087 atau ada tambahan 11 kasus baru. Sebanyak 1.559 pasien dirawat, 1.495 sembuh, dan 33 orang meninggal dunia. (Arjuna)

Tinggalkan Balasan