Pekerjaan Belum Rampung, Jalan Mandom-Tanah Merah-Waropko Masih Ditutup

Wakil Bupati Boven Digoel, H. Chaerul Anwar

Metro Merauke – Untuk mendukung kelancaran selama pengerjaan perbaikan ruas jalan Mandom-Tanah Merah dan Tanah Merah-Waropko, Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah III, Provinsi Papua (Tanah Merah) meminta Pemkab Boven Digoel melakukan perpanjangan waktu penutupan jalan.

Setelah sebelumnya ruas jalan tersebut telah ditutup untuk aktivitas umum sejak 22 Juli – 3 Agustus.

Dikatakan Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah III, Provinsi Papua (Tanah Merah), Darma Putra, penambahan waktu penutupan ruas jalan, menyusul pengerjaan jalan Mandom-Tanah Merah-Waropko hingga kini belum rampung.

Pihaknya meminta penambahan waktu penutupan jalan, masing-masing untuk ruas Mandom-Tanah Merah selama 1 minggu dan ruas jalan Tanah Merah-Waropko selama 14 hari.

“Perbaikan jalan saat ini baru mencapai 70 persen. Pengerjaanya mengalami kendala karena curah hujan yang tinggi, sehingga pengerjaan di lapangan tidak maksimal,” ujar Darma kepada Metro Merauke dari telepon selular, Senin (3/8).

Pihaknya berharap, dengan rentan waktu yang ada, proses pengerjaan perbaikab jalan dapat berjalan lancar dan segera rampung. Sehingga jalan tersebut dapat difungsikan kembali untuk membantu kelancaran aktivitas barang dan manusia.

Wakil Bupati Boven Digoel, H Chaerul Anwar menegaskan, perpanjangan penutupan ruas jalan Mandom-Tanah Merah dan Tanah Merah-Waropko terpaksa dilakukan demi mendukung kelancaran pengerjaannya.

“Perpanjangan waktu penutupan jalan Mandom – Tanah Merah dari 3-10 Agustus dan Tanah Merah-Waropko 3- 17 Agustus. Dengan pengecualian bagi keperluan kesehatan, duka, pendidikan, dan emergency lainnya,” tandasnya. (Nuryani)

Tinggalkan Balasan