Wabup Boven Digoel Pastikan Hasil Seleksi CPNS Tanpa Intervensi

Wakil Bupati Boven Digoel Chaerul Anwar | Google

Metro Merauke – Pemerintah Daerah Kabupaten Boven Digoel, Papua, secara resmi telah mengumumkan, sebanyak 684 orang dinyatakan lulus seleksi CPNS formasi 2018, Rabu (29/7).

Dihari pengumuman sempat diwarnai aksi protes sejumlah warga hingga terjadi pengrusakan gedung Kantor BKD setempat.

Wakil Bupati Boven Digoel, H. Chaerul Anwar menegaskan, hasil seleksi CPNS telah final, melalui proses dan tahapan panjang sesuai mekanisme panitia seleksi.

“Hasilnya sudah kita umumkan Rabu (29/7). Nama-nama yang lulus sudah sesuai dan tidak dapat diintervensi,” ujarnya, Rabu (29/7).

Wabup memastikan pelaksanaan seleksi CPNS yang menggunakan sistem computer assisted test (CAT) telah berlangsung objektif dan terbuka.

Untuk itu, dirinya berharap masyarakat dapat menerima dengan baik hasil seleksi CPNS kali ini.

“Tidak ada intervensi dari pihak manapun, termasuk kepala daerah. Yang lulus ini indikatornya nilai SKD dan SKB dilakukan dengan transparan. Sehingga, pengumuman hari ini bukan pengumuman sepihak, melainkan sudah melalui proses panitia besar dan sudah banyak pertimbangan,” terangnya.

Diungkapkan, kuota CPNS Boven Digoel sebanyak 684 orang menjadi kuota terbanyak se Papua.

“Karena formasi 2014 belum sempat dilaksanakan menyusul ada penolakan pelaksanaan ujian secara

online. Sehingga jumlah ini akumulasi ditambah formasi 2018. Dimana kuota kesehatan 35 persen, pendidikan 35 persen dan umum 30 persen.”

Wabup Anwar berharap, peserta seleksi yang tidak lulus untuk bisa bersabar. Karena menurut informasi yang ada, tahun 2020 akan dibuka kembali penerimaan CPNS di Indonesia. (Nuryani)

Tinggalkan Balasan