Tewasnya Oktovianus Warip Betere, Direktur SKP KaME Apresiasi Langkah Cepat Danrem 174/ATW

Direktur SKP KaME, Pastor Ansemus Amo, MSC | LKF

Metro Merauke – Direktur SKP Keuskupan Agung Merauke (KaME), Pastor Anselmus Amo, MSC  menyampaikan  apresiasi dan ucapan terimakasih kepada Danrem 174/ATW  Brigjen TNI Bangun Nawoko, lantaran merespon cepat dengan menurunkan tim ke Aski, Kabupaten Boven Digoel.

Sekaligus melakukan investigasi terkait tewasnya Oktovianus Warip Betere (16) yang diduga dianiaya oknum anggota Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) 561 Caraka Yudha Kodam Brawijaya yang bertugas di Asiki beberapa hari lalu.

“Kita patut memberikan apresiasi. Karena Pak Danrem  mengutus timnya yang dipimpin Kasrem melakukan investigasi lebih lanjut. Jadi bukan menunggu orang menyampaikan terlebih dahulu. Tetapi Pak Danrem mengambil langkah cepat begitu mendapatkan laporan,” ungkap Pastor Ansemus melalui telpon selulernya Selasa (28/7).

Selain itu, menutnya, permohonan maaf yang disampaikan Danrem adalah suatu hal penting. Karena kekerasan yang dilakukan, tak bisa ditolerir. “Kalau salah ya salah dan itu hal baik dilakukan Pak Danrem melalui permintaan maafnya,” ungkap Pastor.

Untuk investigasi, katanya, dipercayakan saja kepada tim dari Korem 174 yang dipimpin Kasrem. Tentunya kalau hasil mengerucut dan diketahui pasti pelaku, harus diambil langkah tegas. “Saya menduga pelaku tak mungkin hanya satu orang, tetapi lebih dari itu,” ujarnya.

“Ya kalau bilang satu dan anggota Satgas TNI lain menonton, berarti  menyetujui. Karena dugaan penganiayaan terhadap Oktovianus dilakukan di Pos Satgas Pamtas Asiki,” katanya.

Untuk diketahui, korban Oktovianus Warip Betere (16) tahun, diduga dianiaya oknum Satgas Pamtas 561 Caraka Yudha yang bertugas di Asiki, Kabupaten Boven Digoel. Penganiayaan diduga dilakukan di Pos Satgas Jumat 25 Juli 2020 siang. (LKF)

Tinggalkan Balasan