Gagas Pemulihan Ekonomi Ditengah Pandemi, Bupati Paniai Tanam 200 Ribu Pohon Kopi

Bupati Paniai, Papua, Meki Nawipa saat memberikan arahan kepada warga dalam sebuah kunjungan. Foto wagadei.com

Metro Merauke – Bupati Kabupaten Paniai, Papua, Meki Nawipa memulai metode baru peningkatan ekonomi warga di tengah wabah Covid-19. Salah satunya dengan Gerakan Tanam Kopi. Bupati ‘pilot’ ini telah menanam 200 ribu pohon kopi sebagai upaya pemulihan ekonomi di Paniai dari rencana 1 juta pohon.

“Pemerintah selayaknya hadir menjadi mentor dalam pengembangan ekonomi rakyat. Meningkatkan komoditi pangan,” ujar Bupati Paniai, Meki Nawipa, Minggu (26/7).

Ia mengatakan, sangat penting menciptakan solusi kreatif dalam bidang ekonomi agar bisa keluar dari pandemi.

Paniai pernah menjadi sentra kopi pada masa lalu yang dikembangkan oleh para misionaris. Namun seiring perginya misionaris, pengelolaan budidaya kopi di wilayah adat Meepago itu berangsur-angsur surut.

Kini semangat menanam kopi mulai kembali menggeliat. Para ahli kopi dari Puslitkoka (Pusat Penelitian Kopi dan Kakao) dan praktisi perkopian dari SCOPI (Sustainable Coffee Platform Indonesia) menilai bahwa kopi-kopi arabika di Paniai memiliki grade A, dengan citarasa excellent.

“Selain Kopi, kita canangkan tanaman sayur dan perikanan,” katanya.

Ia juga memberi dukungan penuh atas langkah Presiden Joko Widodo memulihkan ekonomi dengan membentuk Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2020.

“Saya mendukung, dan berharap komite ini dapat menyelesaikan permasalahan pelaksanaan kebijakan strategis yang berkaitan dengan pemulihan dan transformasi ekonomi nasional, termasuk persoalan yang dihadapi sektor-sektor usaha riil cepat dan tepat sesuai tugas yang telah diamanahkan,” paparnya.

Meski mendukung, Meki menambahkan, perlu menempatkan keselamatan manusia diatas segala-galanya agar tidak terjadi gelombang penyebaran Covid-19 baru. Terutama bagi pekerja sektor industri, badan usaha milik negara ataupun swasta, sebagai subjek yang rentan terdampak Covid-19.

Kasus Covid-19 di Papua sudah mencapai 2.873 kasus atau 2,9% dari total secara nasional. Terdapat 19 daerah di Papua terdampak Covid-19. (Sayd Madrid)

Tinggalkan Balasan