Enam Bulan di Jakarta, Alasan Bupati Yahukimo Dinilai Tak Masuk Akal

Anggota DPR Papua, Natan Pahabol (berdiri) saat bersama masyarakat Yahukimo

Metro Merauke – Alasan Bupati Yahukimo, Papua, Abock Busup tidak berada di wilayah pemerintahannya selama enam bulan dinilai tak masuk akal.

Anggota DPR Papua dari daerah pemilihan Yahukimo, Yalimo dan Pegunungan Bintang, Natan Pahabol mengatakan sejak enam bulan terakhir Bupati Yahukimo berada di Jakarta.

Kondisi itu berdampak pada pelaksanaan pemerintahan di kabupaten yang dipimpinnya. Tak salah jika masyarakat Yahukimo mempertanyakan mengapa kepala daerahnya berbulan-bulan di daerah lain.

“Bikin apa disana? Kerja apa?  Alasannya apa? Kalau alasan akses penerbangan ke Papua ditutup karena COVID-19 tidak akal, sebab akses penerbangan dari Jakarta ke Papua sudah dibuka hampir dua bulan,” kata Natan Pahabol, Kamis malam (23/07).

Menurutnya, COVID-19 tidak bisa dijadikan alasan. Sebagai kepala daerah seseorang tahu apa tugas utamanya. Akan mengupayakan berbagai cara sesuai kewenangannya untuk bisa kembali ke daerahnya.

“Jangan tersembunyi dibalik COVID-19. Sudah enam bulan tinggalkan tugas pokok di daerah, dan [mungkin] menggunakan anggaran daerah di luar Papua. Rakyat berhak bertanya, menuntut dan memperingatkan melalui wakil rakyat setempat,” ujarnya.

Katanya, kalaupun Bupati Yahukimo menyatakan tetap mengontrol pemerintahan di daerahnya secara virtual, itu tak masuk akal.

Wilayah seperti Yahukimo, mesti dibangun dengan sentuhan langsung dan hadir di tengah masyarakat.

Apalagi dalam situasi pandemi Corona kini, masyarakat tentu sangat mengharapkan kehadiran kepala daerah.

“Jangan lari tinggalkan rakyat.  Pemerintah Kabupaten Yahukimo akan lumpu total.  Anggaran tidak jelas.  Kinerja pemda vakum. DPRD Yahukimo yang baru dilantik, tidak bisa difasilitasi sebab kepala daerah berada di tempat lain,” katanya.

Politikus Partai Gerindra itu berharap, Bupati Yahukimo segera kembali ke daerahnya karena masyarakat berharap kehadirannya membangun wilayah mereka.

Dikutip dari Kompas.com, Bupati Yahukimo Abock Busup mengatakan hingga kini ia masih berada di Jakarta.

Ia menyatakan sulit kembali ke Yahukimo karena penutupan bandara selama pandemi Corona.

Meski berada di Jakarta, Abock mengaku tetap mengontrol pemerintahan di daerahnya. Melaksanakan rapat dengan pimpinan organisasi perangkat daerah secara virtual.

“Saya akan hadir saat pelantikan Ketua DPRD Yahukimo di Jayapura, 30 Juli mendatang. (Arjuna)

1 Komentar

  • Sangat benar pak Dewan, karena Kab yahukimo saja tdk ada bukti fisik yg jelas maka Biarkan dia cari corona di jawa sana
    Dan tidur puna juga di daerah lain selain daerahnya sendiri..

Tinggalkan Balasan