Sehari, 2 Kecelakaan Terjadi di Sungai Maro, 2 Korban Hilang 

Pencarian korban hilang yang terjatuh di Sungai Maro, Merauke

Metro Merauke – Dalam sehari, Rabu (22/7), dua kecelakaan laut terjadi di Sungai Maro, Merauke, Papua.

Pada peristiwa tersebut, dua orang yang menjadi korban di masing-masing kejadian masih dalam pencarian petugas Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke bersama tim gabungan.

Sebelumnya, dilaporkan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke, telah terjatuh seorang remaja bernama Yopie dari atas dermaga Kelapa Lima Merauke, sekitar jam 14.40 WIT.

Peristiwa itu dilaporkan pertama kali oleh Sakka. Korban diketahui berjenis kelamin laki-laki. Lokasi titik jatuh korban berada di koordinat 08.28’.34,56’’ S – 140.25’.1.030’’ E atau berjarak sekitar 4.71 km arah utara dari Kantor Basarnas Merauke.

Kepala Kantor Pencarian Dan Pertolongan Merauke, Supriyanto Ridwan mengakui, karena jarak pandang yang terbatas, pukul 18.00 WIT pencarian hari itu terpaksa ditunda dan akan dilanjutkan esok hari.

Sementara itu, masih dihari yang sama, Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke kembali menerima laporan adanya seorang anak buah kapal (ABK) dari KM. Kensi 01. terjatuh ketika sedang menarik jangkar ke atas kapalnya.

Lokasi kejadian berada di koordinat 08⁰.27’43.73’’ S – 140⁰.21’.55.52’’ E atau berjarak sekitar 8,11 km ke arah barat dari kantor Basarnas Merauke.

Dijelaskan, korban terjatuh sekitar jam 15.50 WIT, diketahui bernama Syamsudin Samal (29).

“Setelah menerima laporan, pukul 16.30 WIT, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengerahkan tim SAR gabungan, 6 personel Basarnas Merauke, 3 personel Satrol Lantamal XI Merauke, dan 5 personel Satpolairud Polres Merauke untuk melakukan upaya pencarian korban. Tim gabungan mempergunakan perahu karet dan speed boat untuk menyisir di sekitar lokasi kejadian,” terangnya.

Supriyanto Ridwan mengatakan, tim saat itu hanya dapat melakukan pencarian di permukaan saja, mengingat air Sungai Maro keruh dan jarak pandang terbatas sehingga tidak dapat dilakukan penyelaman.

“Operasi pencarian untuk dua kasus kecelakaan di Sungai Maro hari pertama ini kita hentikan,dan akan dilanjutkan besok dengan area pencarian di sekitar lokasi kejadian” pungkasnya. (Nuryani)

Tinggalkan Balasan