BKSDA Segera Ungkap Pelaku Kepemilikan Burung Cenderawasih di Medsos

Ilustrasi | Google

Metro Merauke – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Merauke, Papua bergerak cepat untuk mengungkap pelaku kepemilikan sejumlah burung cenderawasih atau burung kuning yang tengah viral di media sosial.

BKSDA Merauke menilai adanya dugaan pelanggaran yang dilakukan oknum dimaksud. Mengingat burung cenderawasih merupakan satwa yang dilindungi.

Kepala Bidang KSDA Wilayah I Merauke BBKSDA Papua, Irwan Efendi menjelaskan, menyangkut penanganan masalah tersebut, pihaknya telah berkoordinasi dengan Balai Gakumdu LHK Pos Merauke.

Kepala Bidang KSDA Wilayah I Merauke BBKSDA Papua, Irwan Efendi,S.Pi.MSc

“Persoalan itu sudah kita respon. Karena menyangkut dengan tindakan hukum, penanganannya kami berkoordinasi dengan Balai Gakumdu LHK Pos Merauke dan saat ini tengah ditindaklanjuti dengan turun lapangan,” terangnya kepada Metro Merauke, Senin (29/6).

Dikatakannya, dengan langkah cepat penanganan, diharapkan pihaknya dapat segera mengungkap permasalahan kepemilikan burung kuning secara gamblang.

Irwan menilai, adanya dugaan pelanggaran terhadap oknum yang tengah berfoto memamerkan sejumlah burung cenderawasih mati yang telah diunggah di medsos, lantas menjadi sorotan berbagai pihak.

“Dugaan ada melanggar Pasal 21 Undang-Undang nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Dengan sanksi 5 tahun penjara dan denda Rp.100 juta. Saat ini kami tengah menindaklanjuti dan turun lapangan. Semoga segera terungkap,” pungkasnya. (Nuryani)

Tinggalkan Balasan