Perdana, BUMD Malind Kanamin Mengirim 50 Ton Beras Broken ke Sulsel

Bupati Merauke, Frederikus Gebze memecahkan kendi yang menandai pengiriman perdana beras broken ke Makassar, Sulawesi Selatan

Metro Merauke – BUMD Malind Kanamin, Merauke, Papua untuk pertamakalinya melakukan pengirimam beras broken ke luar daerah, Makassar, Sulawesi Selatan.

Pengiriman perdana beras broken sebanyak 50 ton melalui jalur laut dilepas langsung Bupati Merauke, Frederikus Gebze, di pelabuhan Yosudarso, Rabu (24/6).

Direktur BUMD Malind Kanamin, Vinsensius Yondesawo menjelaskan, setelah terkirim 2 kontainer ke Makassar, pengiriman beras Merauke masih akan dilakukan berkelanjutan. Pihaknya telah menjajaki beberapa daerah di Papua, seperti Sorong dan Mimika yang mengaku berminat membelinya.

“Pekan depan kita kirim lagi 1 kontainer. Kerjasama dengan berbagai daerah terus berjalan. Setelah jalur transportasi di buka kembali BUMD siap memasarkan beras produksi Merauke,” katanya kepada wartawan.

Dijelaskannya, kehadiran BUMD ini tidak lain untuk membantu memecahkan persoalan yang terjadi di tengah masyarakat

Sehingga, katanya, petani kini tak lagi riisau manakala hasil panennya ada yang tidak terserap oleh Bulog, salah satunya beras broken tetap dibeli BUMD.

“Dari sisi bisnis pengiriman beras broken ada keuntungan walau sedikit. Tapi yang perlu disadari, utama sekali BUMD hadir untuk membantu menyelesaikan persoalan ditingkat petani, sehingga tidak lagi keluhkan ke pemerintah,” terangnya.

Sementara itu Bupati Frederikus Gebze mengatakan, dengan pengiriman perdana ini diharapkan BUMD terus terpacu dan termotivasi untuk menyerap berbagai hasil lainnya dari masyarakat dengan melihat peluang yang dibutuhkan pasar.

“Dari sisi kuantitas kita miliki, namun untuk kualitasnya pun perlu diperhatikan. Pengiriman beras broken perdana ini harus berkelanjutan,” pungkasnya. (Nuryani)

Tinggalkan Balasan