Penumpang Pesawat dari Luar Merauke Wajib Jalani Karantina Mandiri

Salah seorang penumpang Batik Air saat diwawancarai sejumlah wartawan | LKF

Metro Merauke – Suasana di Bandara Mopah-Merauke tampak ramai dibanding tiga bulan sebelumnya yang sepi, setelah penerbangan pesawat tak diizinkan akibat pandemi covid-19.

Pantauan Metro Merauke Jumat (26/6), sejak pagi hingga siang hari, suasana bandara tampak ramai. Selain penumpang  hendak  bepergian keluar Merauke, juga pengunjung yang menjemput keluarganya, setelah beberapa bulan tertahan di luar daerah.

Setiap pengunjung maupun penumpang datang di bandara, mengikuti protokol kesehatan, Dimana wajib mengenakan masker, mencuci tangan hingga  pengukuran suhu tubuh  oleh petugas.

Tepat pukul 13.30 WIT, pesawat batik Air mendarat di Bandara Mopah. Penumpang yang turun harus menjalani schreening terlebih dahulu, juga menunjukkan hasil rapid test dari daerah asal.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke, dr. Nevil Muskita menjelaskan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan KKP untuk mendapatkan jumlah penumpang  yang tiba tadi siang menggunakan pesawat Batik Air.

Selain itu, lanjut Nevil, penumpang pesawat yang datang, wajib menjalani karantina mandiri selama 14 hari di rumah.  Mereka bisa disebut sebagai orang dalam pemantauan (ODP).

“Tentunya kami akan melakukan pemantauan terhadap setiap penumpang yang datang dari luar Merauke, meskipun mereka telah membawa surat keterangan hasil rapid test dari daerah asalnya,” ungkap dia. (LKF)

Tinggalkan Balasan