Pantau ODP, Tenaga Medis Dihargai Rp 75.000 Tiap hari

Sejumlah wartawan sedang mewawancarai Sekretaris Dinkes Merauke, dr. Nevil Muskita | LKF

Metro Merauke – Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke, dr. Nevil Muskita mengungkapkan, tenaga medis di setiap puskesmas yang melaksanakan tugasnya memantau ODP, dihargai Rp 75.000 tiap hari.

Demikian disampaikan Nevil kepada sejumlah wartawan di Bandara Mopah Jumat (26/6). “Untuk anggarannya bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) setelah dilakukan revisi kembali. Dimana ada dana digunakan untuk setiap tenaga medis di puskesmas yang memantau setiap ODP,” ujarnya.

Pemantauan, lanjut Nevil, dilakukan dengan cara tenaga medis mendatangi rumah warga yang masuk dalam ODP atau sesekali menghubungi melalui telpon.

Dijelaskan, proses pemantauan dilakukan selama 14 hari. Setiap puskesmas pasti memiliki data berapa banyak ODP yang hendak dipantau. Kalau banyak, tentu insentif didapatkan juga bertambah.

“Intinya adalah setiap tenaga medis mendapatkan Rp 75.000, setelah melakukan kegiatan pemantauan secara rutin tiap hari,” katanya. (LKF)

Tinggalkan Balasan