Puluhan Tenaga Medis di Papua Positif Corona, Warga Diminta Jujur 

Infografis penyebaran kasus Covid-19 di Papua hingga Minggu (07/06) - Dok Satgas Penanganan Covid-19 Papua

Metro Merauke – Warga Papua yang berobat ke rumah sakit, pusat kesehatan masyarakat atau Puskesmas dan falitas kesehatan lainnya, baik milik pemerintah maupun swasta diminta jujur menyampaikan kondisi kesehatannya kepada tim medis.

Permintaan itu disampaikan Juru Bicara atau Jubir Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Papua, dr Silwanus Sumule menyusul adanya puluhan tenaga medis di Papua yang positif Covid-19 atau terinfeksi virus corona.

Menurut dr. Silwanus Sumule, hingga kini sebanyak 52 orang tenaga medis di Papua dinyatakan terinfeksi corona. Akan tetapi 11 di antara tenaga medis itu telah dinyatakan sembuh.

“Kami berharap saudara-saudara (warga), jika berkunjung (memeriksakan kesehatan) ke rumah sakit, puskesmas atau tempat-tempat pelayanan kesehatan, baik milik pemerintah maupun swasta agar dengan jujur menyampaikan kondisi kesehatannya,” kata dr. Silwanus Sumule dalam keterangan pers, Minggu petang (07/06).

Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Papua itu juga mengingatkan semua tenaga medis di Papua dalam menangani pasien, agar tetap mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

“[Di antaranya] menggunakan APD (Alat Pelindung Diri) dan bekerja sesuai SOP (standar operasional prosedur), tetap menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh,” ujarnya.

Hingga pada Minggu (07/06), kasus Covid-19 di Papua sebanyak 1.065 kasus atau terjadi penambahan 27 kasus baru. Dari jumlah itu, sebanyak 120 pasien corona di Papua merupakan orang asli Papua dan 945 lainnya adalah non-Papua. 

Orang asli Papua yang terinfeksi virus corona terbanyak berada di Kota Jayapura, dengan jumlah 52 kasus. Kasus terbanyak kedua ditemukan di Kabupaten Mimika sebanyak 40 kasus.

“Tambahan 27 kasus [baru Covid-19] ini, memberikan pekerjaan rumah bagi kita untuk terus bergandengan tangan menyelesaikan [penyebaran] corona,” ucapnya. 

Hingga kini sebanyak 761 atau 72 persen pasien corona di Papua dalam perawatan, 290 dinyatakan sembuh atau 27 persen, dan pasien meninggal 14 orang atau satu persen. (Arjuna/Redaksi)

Tinggalkan Balasan