Wagub Papua Sebut Covid 19 di Boven Digoel, Terkait Penambangan Liar

Wakil Gubernur Propinsi Papua Klemen Tinal. Foto reportasepapua.com

Metro Merauke – Wakil Gubernur Propinsi Papua Klemen Tinal menyebut penyebaran Covid 19 di Kabupaten Boven Digoel, berkorelasi dengan aktivitas penambangan ilegal.

“Boven Digoel sudah merembet, karena ada penambangan liar disana. Daerah selatan ini, yang akhir akhir ini tiba-tiba meningkat, itu di Boven Digoel,” ujar Wagub Klemen Tinal saat dialog online bersama Pimpinan Media di Papua, Sabtu (6/6).

Ia mengatakan, dalam rapat kemarin (bersama jajaran), Pemerintah Propinsi Papua telah memerintahkan agar areal tambang tersebut ditutup. Dari informasi yang dihimpun Metro Merauke, penambangan dimaksud adalah pendulangan emas rakyat di Kampung Kawe, Distrik Awimbon, Kabupaten Pegunungan Bintang, berbatasan dengan Kabupaten Boven Digoel.

Wagub menjelaskan, penambang bukan orang asli Digoel, melainkan datang dari luar, lewat Merauke. “Masuk untuk berinteraksi, ataupun bekerja menambang liar, dan akhirnya yang terkena disana meningkat, sehingga kami kemarin perintahkan Kapolda, Pangdam, agar tempat itu ditutup,” tegasnya.

Hal itu sebagai upaya memproteksi sebaran virus Corona. “Dengan demikian kita bisa pastikan, kita bisa cepat new normal,” tukasnya.

Pemerintah saat ini, kata dia, berusaha agar mencapai New Normal. “Puji Tuhan bisa sampai ke normal,” katanya lagi.

Wagub menambahkan, perlu ada kewaspadaan di Boven Digoel. “Kalau Boven Digoel tidak dijaga dengan baik, dia akan tembus ke Asmat, ke Pegunungan Bintang, dia akan tembus ke Yahukimo.”

Sehingga, apapun yang menjadi trigger penyebaran Covid 19 secara masif, sebut Wagub, mesti dihentikan.

“Supaya cukup sampai Boven Digoel saja, jangan lagi menyebar kesana kemari,” sambungnya.

Wagub menerangkan, saat ini, telah ada pasien Boven Digoel dirawat di Merauke. “Sudah ada lima, empat orang, di rumah sakit Merauke. Artinya ini sudah menyebar kemana mana,” tutupnya.

Sampai dengan Sabtu (6/6), Pemerintah Provinsi Papua melalui Satgas Penanganan dan Pencegahan Covid-19 mencatat, jumlah pasien positif Covid-19 di Papua kini menjadi 1.038 kasus. Di Boven Digoel sebanyak 14 kasus. (Sayd Madrid)

Tinggalkan Balasan