Salurkan Sembako untuk Para Janda, Agnes ke PSI: Terima Kasih

PSI salurkan bantuan untuk para janda di Belakang Rumah Sakit, Kelurahan Karang Indah, Merauke, Jumat (5/6)

Metro Merauke – Agnes Bazagai (68) tahun, sumringah. Wajahnya berseri. Tak menyangka ketiban rejeki. Ia awalnya terkejut menerima kunjungan Partai Solidaritas Indonesia Merauke. Entah apa yang dipikirkannya, namun sore tadi, Jumat (5/6) menjadi saat spesial baginya.

“Terima kasih banyak,” ujarnya dengan mata berkaca.

Agnes memperoleh bingkisan berupa beras dan bahan makanan. Tak banyak, namun itu sangat berarti baginya yang saban hari diam di rumah Kawasan Belakang Rumah Sakit, Kelurahan Karang Indah, Merauke, Papua. Agnes tak bekerja. Ia berharap penuh perhatian dari tiga anaknya.

“Dulu kerja bantu orang, tapi sekarang, tidak lagi,” katanya. “Suami sudah meninggal, dulu.”

Ketika rombongan PSI tiba, Agnes hanya seorang diri. Ia berbaring di lantai papan reyot berusia uzur. Agnes sempat mengira didatangi petugas pemerintah. “Begini sudah, tidak bisa bikin apa-apa, sudah tua,” jawabnya.

Disamping pembaringan, pakaian lusuh digantung tak rapih. Dinding rumahnya bercelah. Bila malam, ia akan sangat kedinginan. “Kalau ada pemerintah, lihat kita punya rumah ini,” cetusnya sedih.

Usai menyerahkan bantuan, rombongan PSI kemudian bertolak. “Kami turut prihatin dengan kondisi nenek Agnes, tapi tidak bisa berbuat banyak, berharap ada perhatian lebih besar untuknya,” kata Wakil Ketua PSI Merauke, Elsyanne Pattiwael.

Distribusi sembako, lanjutan program ‘Dari Rumah untuk Mereka’, kali ini diberikan kepada para janda. “Tapi tidak semua, moga-moga, berikutnya, para Janda yang lain, bisa juga dibantu,” kata Mariza Widiastuti.

Sementara itu, Jhon Pepiana, Wakil Ketua Bapillu PSI Merauke menyambung, esok akan disalurkan lagi sembako kepada yang berkekurangan. “Ini berkelanjutan, semuanya bertujuan menolong sesama, semoga dapat meringankan,” tutupnya.

Dalam masa Pandemi Covid 19, sejumlah warga Merauke begitu terhimpit ekonomi. Pemerintah Daerah sebelumnya menyalurkan ribuan bantuan, namun telah habis digunakan. (Sayd Madrid)

Tinggalkan Balasan