Ejek Petugas, Bejo Relawan Covid-19 Dihukum Panjat Pohon Sawit di Ulillin

Kapolres Merauke, AKBP Agustinus Ary P | LKF

Metro Merauke – Bejo (40) tahun, relawan Covid-19 di Distrik Ulilin, Merauke, Papua, juga anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) mesti menjalani hari tak menyenangkan, Rabu (3/6). Apes memang Bejo, akibat mengejek petugas, ia dihukum memanjat pohon sawit kemarin sore, sekitar pukul 15.30 wit.

Kapolsek Muting Ipda Hamado menjelaskan, persoalan tersebut telah diselesaikan, dihadiri kepala kampung serta kepala Distrik setempat. Bejo yang bernasib sial, disanksi memanjat sawit di sekitar posko Covid-19 Muting II berpakaian Linmas lengkap.

Kapolsek Muting Ipda Hamado mengatakan, kejadian itu bermula saat ia usai melakukan patroli di sejumlah titik dalam wilayah Distrik Muting. Sekitar pukul 15.30 wit, ia tiba menggunakan mobil di posko Covid-19 Muting II. Seketika, Bejo muncul dan menghadang di tengah jalan.

“Dia (Bejo) meminta stop dan menanyakan kepada saya dari mana dan hendak kemana? Lalu saya menghentikan mobil dan menyampaikan kalau melakukan patroli di sejumlah titik di wilayah Distrik Muting,” ujarnya.

Setelah memberikan penjelasan, Bejo justru malah tertawa. “Saya turun dari mobil dan menanyakan kenapa tertawa? Namun bersangkutan lari sambil menggoyang pantatnya,” kata Kapolsek.

“Kan Bejo tahu kalau saya mengenakan pakaian dinas lengkap dan juga mobil polisi. Jadi harusnya bisa menjawab apa yang ditanyakan,” sambungnya.

Tak menunggu lama, Bejo kemudian diminta menaiki pohon Sawit. Kapolsek mengaku, hal tersebut sebagai bentuk tindakan fisik kepada bersangkutan. Belakangan baru diketahui,  bila Bejo ternyata mengalami keterbatasan mental.

“Meski begitu, etikanya kurang berkenaan dilakukan kepada saya. Harusnya saat ditanya, jawab dengan baik,” katanya.

Kepala Kepolisian Resor Merauke, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Agustinus Ary P mengakui bahwa telah terjadi miskomunikasi antara Kapolsek Muting bersama salah seorang anggota Linmas.

“Itu resiko ketika kita sedang melaksanakan tugas. Dimana unsur capek, jenuh dan lelah, sangat mempengaruhi emosi seseorang. Betul saat itu Kapolsek baru pulang melakukan patroli dan diberhentikan anggota Linmas,” tukasnya.

Kapolres mengaku telah menelpon Kapolsek dan persoalan tersebut telah diselesaikan. “Betul Kapolsek sempat menyuruh Linmas itu panjat pohon kelapa sawit,” ungkapnya. (LKF)

2 Komentar

  • sebagai aparat selalu di tuntut lebih termasuk menjadi contoh yg baik kepada masyarakat apalagi dengan situasi kondisi Covid 19 seperti ini jelas apa yg di lakukan Bejo harus di apresiasi terlepas dari caranya menyampaikan maka aparat selayaknya memahami itu apalagi patroli juga kan pakai mobil bukan jalan kaki seperti zaman tempo doloe oleh karena itu jangan lagi alasan lelah atau jenu sebagai alasan pembenaran.
    selamat bertugas dan tetap semanggat untuk melayani sesama.

Tinggalkan Balasan