100 Ton Gula Pasir Didatangkan, Bulog Merauke Gencar Operasi Pasar

Masyarakat antri beli gula pasir di Polres Merauke | LKF

Metro Merauke – Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub Divre Merauke gencar melakukan operasi pasar, setelah 100 ton gula pasir tiba sejak beberapa hari lalu.

Operasi tersebut, tidak lain bertujuan melakukan intervensi terhadap harga gula pasir yang dijual pedagang di sejumlah pasar dalam beberapa bulan terakhir dengan harga sangat ‘mencekik’ leher hingga Rp 20.000/kg.

Dengan operasi pasar menjual gula pasir sesuai harga eceran tertinggi (HET) yakni Rp 12.500/kg, tentu akan membantu masyarakat, apalagi di tengah pandemi covid-19.

Kepala Bulog Merauke, Djabiruddin kepada sejumlah wartawan Jumat (29/5) mengatakan, operasi pasar hari ini difokuskan di Polres Merauke serta Kodim 1707. Siapapun juga, baik masyarakat maupun anggota bisa membeli. Selain gula pasir dijual, juga terigu dengan harga Rp 9.000/kg. Kalau di pasar dijual Rp 11.000/kg.

“Kami siapkan satu ton untuk dijual dalam pasar murah di Polres maupun Kodim. Apa yang dilakukan ini, semata-mata melakukan intervensi pasar terkait harga  yang dikeluhkan masyarakat selama beberapa bulan terakhir,” ujarnya.

Diharapkan dalam 10 hari kedepan, harga gula pasir dapat kembali stabil seperti biasa. “Harus diakui kalau selama ini masyarakat sulit mendapatkan gula pasir, lantaran keterbatasan stok, sehingga segelintir pedagang menaikan harga,” tegasnya.

Kabulog mengakui jumlah gula pasir yang didatangan dari bulog pusat  sebanyak 100 ton. “Kita targetkan dua bulan kedepan terjual habis dan nanti  awal bulan Juni ada tambahan 50 ton lagi,” katanya.

Lalu, menurutnya, ada informasi dari kantor pusat juga,  akan ada pengiriman gula pasir sebanyak 300 ton. Itu dengan tujuan menjaga kestabilan harga hingga Natal.

“Kami mempunyai 60 rumah pangan kita (RPK) yang selama ini menjadi mitra. Nantinya tiap RPK mendapatkan dua karung  gula pasir, sekaligus dijual kembali. Harganya masih sama Rp 12.500/kg saat dijual masyarakat,” ujarnya. (LKF)

Tinggalkan Balasan