Tolak Berhubungan Intim, Seorang Wanita Diparangi

Kasubag Humas Polres Merauke, AKP Ariffin | LKF

Metro Merauke – Seorang perempuan, AAB diparangi beberapa kali oleh pelaku TN setelah melakukan penolakan untuk hubungan intim layaknya suami isteri.

Oleh karena menolak, pelaku yang telah dipengaruhi minuman keras, nekad menganiaya korban dengan parang di beberapa bagian tubuh. Akibatnya, korban  mengalami luka serius dan harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Merauke.

Kasubag Humas Polres Merauke, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Ariffin  membenarkan peristiwa itu. Menurutnya, kejadian  tersebut berlangsung pada  20 Mei 2020 sekitar pukul 23.30 WIT.

Saat itu, lanjut Kasubag, pelaku menjemput korban di Pasar Baru lalu menuju ke pelabuhan Kondap Kelapa Lima. Ikut juga dua rekan pelaku dan mereka meneguk minuman keras bersama.

Dalam keadaan mabuk, pelaku mengajak korban berhubungan badan, namun tetap ditolak. Disaat bersamaan, sang pelaku mengatakan, “masa kita jalan jauh kesini, hanya untuk duduk ”? Jawaban itu tetap ditolak korban.

Dari situlah, pelaku mencabut parang yang disisip dipinggang kirinya dan melakukan ancaman. Tetapi korban tetap menolak. Disaat mengayunkan parang, korban lari dan bersembunyi di belakang salah seorang rekan pelaku.

“Sang pelaku semakin emosi dan  memarangi korban hingga mengenai bagian punggung, pipi kiri serta pergelangan tangan kiri. Sehingga mengalami luka serius dan harus dilarikan ke RSUD untuk menjalani perawatan,” katanya.

Saat ini, jelas Kasubag, pelaku telah diamankan dan dijebloskan ke sel tahanan Polres Merauke. “Dari pemeriksaan yang dilakukan, antara pelaku dan korban tidak pacaran, hanya kenal biasa,” ujarnya. (LKF)

Tinggalkan Balasan