Tas Berisi Ular Ditemukan di Markas PMI Merauke, Mungkinkah Ini Bentuk Teror?

Tas berisi ular sanca yang ditemukan di samping mobil di markas PMI Cabang Merauke | IST

Metro Merauke – Sebuah tas diletakan dipinggir mobil milik Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Merauke yang sedang diparkir.  Rupanya setelah tas dibuka, didalamnya berisi seekor ular jenis sanca.

Mungkinkah tas berisi ular itu, lupa dibawa pemiliknya atau sengaja diletakan orang? Ataukah masih ada keterkaitan konflik di tubuh PMI yang terjadi belakangan?

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PMI Cabang Merauke, Dominikus Ulukyanan yang dihubungi melalui telpon selulernya Minggu (25/5) membenarkan sebuah tas dengan isi ular jenis sanca di dalam. “Namun kita tak bisa menuduh siapa yang meletakan,” katanya.

Bagi Ulukyanan, cara seperti demikian adalah suatu bentuk intimidasi yang dilakukan. “Ya, masyarakat bisa menilai. Cara lain tak bisa dilakukan, sehingga dengan meletakan ular,” tegasnya.

Setelah ular diletakan, lanjut dia, mungkin ada  cara lain dilakukan yakni menggunakan jasa dukun. “Saya sudah menduga ada segelintir orang berjiwa kotor terhadap PMI,” katanya.

Ulukyanan  kembali menegaskan,  masyarakat menginginkan PMI maju dan orang yang bekerja disitu, bukan mencari untung. Tetapi kegiatan kemanusiaan yang dijalankan.

Dia mengaku, meskipun belum mendapatkan laporan secara resmi tentang keberadaan tas berisi ular itu, namun jelasnya ditemukan tadi pagi, tepatnya di samping ban mobil milik PMI.

“Satpam kita sudah pulang dan yang menemukan adalah Pak Petrus M saat membuka, justru ular keluar,” ungkapnya.

Ditanya jika tas dimaksud telah diambil aparat kepolisian, Ulukyanan mengaku pihaknya belum tahu. “Nanti saya berikan informasi kalau sudah mendapat penjelasan dari Pak Petrus,” ungkapnya. (LKF)

2 Komentar

Tinggalkan Balasan