Jual Miras Tak Berijin Ditengah Pandemi, Seorang Pria Didenda Jutaan Rupiah

Suasana persidangan di PN Merauke, Rabu (20/5)

Metro Merauke – Nekat menjual minuman keras beralkohol tanpa izin, terlebih dilakukan dimasa pandemi covid-19, Edi Darmanto harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dimuka persidangan Pengadilan Negeri Merauke, Rabu (20/5).

Sidang dipimpin oleh hakim Rizki Yanuar dan dihadiri Kuasa Penuntut Umum PPNS, Agus Susanto Kurniawan dan Kasatpol PP Elias Refra.

Dalam sidang tersebut terdakwa Edi didakwa telah melanggar Pasal 40, Perda Nomor 6 tahun 2017, tentang ketertiban umum.

Kuasa Penuntut Umum PPNS, Agus Susanto Kurniawan mengatakan, dalam sidang kali ini hakim menyatakan terdakwa bersalah.

“Putusan sidang tindak pidana ringan dengan denda Rp7 juta, subsider dua bulan penjara,” katanya kepada wartawan, Rabu (20/5).

Hakim menyebut, terdakwa terbukti bersalah, memperdagangkan minuman beralkohol bermerk tanpa izin dari pejabat yang berwenang.

Barang buktinya, miras bermerk sebanyak 369 botol.

Diketahui, Rabu (13/5), petugas Satpol PP Merauke telah melakukan patroli rutin pencegahan Covid-19, dan mendapati tempat penjualan minuman keras di Jalan Jawa.

Setelah dilakukan pemeriksaan, penjual (Edi) tak dapat menunjukan izin penjualan miras yang ada di rumahnya. Sebanyak 369 botol minuman keras berbagai merk sebagai barang bukti ikut disita.

Satuan Polisi Pamong Praja Merauke berharap, dengan diajukannya kasus tersebut sampai persidangan, dapat membuat jera para pelaku. Sehingga tidak lagi mengulangi perbuatannya.(Nuryani)

Tinggalkan Balasan