Keluarga Lamaholot di Merauke Dapat 49 Paket Bantuan Dari Rumah Aspirasi Sulaeman Hamzah

Foto bersama keluarga Lamaholot di Merauke sambal menenteng bingkisan dari rumah aspirasi Sulaeman Hamzah | LKF

Metro Merauke – Keluarga Lamaholot di Merauke terutama yang berdomisili di wilayah kota, mendapatkan  49 paket bantuan dari rumah aspirasi Sulaeman Hamzah.

Paket bantuan  tersebut dalam bentuk beras  5 kilogram,  ikan asin, pentolan bakso, ikan mentah satu kilo, ikan kaleng dua buah serta  supermie.  Puluhan bantuan dimaksud sudah dibagikan hari ini juga.

Ketua Ikatan Keluarga Lamaholot (IKL) Kabupaten Merauke, Paulus Peka Hayon kepada Metro Merauke Minggu (17/5) menyampaikan ucapan terimakasih sebanyak-banyaknya kepada anggota Komisi IVDPR RI, H. Sulaeman Hamzah  serta anggota DPRP, Fauzun Nihayah yang memberikan perhatian terhadap keluarga Lamaholot di tengah pandemik covid-19.

“Sekali lagi terimakasih untuk bantuan yang diberikan oleh Bapak Sulaeman Hamzah dan Ibu Fauzun. Tadi pagi perwakilan dari rumah aspirasi, Sultan datang ke rumah menghantar puluhan kantong plastik berisi sejumlah kebutuhan pokok itu,” ungkapnya.

Paulus menjelaskan, pada bulan April lalu, dirinya ditelpon oleh anggota DPRP, Fauzun Nihayah  sekaligus meminta dilakukan pendataan nama keluarga Lamaholot yang berdomisili dalam kota.

“Saya mendapatkan informasi kalau Bapak Sulaeman dan Ibu Fauzun akan ke Merauke. Sehingga pendataan belum dilakukan. Hanya saja pesawat tak diijinkan terbang,” katanya.

Seminggu lalu, jelas Paulus yang juga dosen Universitas Negeri Musamus (Unmus) Merauke itu, ia ditelpon Ibu Fauzun lagi dan meminta data keluarga Lamaholot kota.

“Seketika juga, saya  melakukan koordinasi dengan Ketua Arisan Lembata, Paulus Sina agar melakukan pendataan keluarga Lembata. Sehingga nanti digabung  bersama keluarga Flores Timur ,” ujarnya.

Dikatakan, dalam pembicaraan bersama Ibu Fauzun, diminta 50 keluarga yang mendapatkan bantuan. “Setelah saya terima data, jumlahnya melebihi. Sehingga ada beberapa keluarga terpaksa dikeluarkan terlebih dahulu,” ujarnya.

Ditambahkan, jumlah paket bantuan yang dihantar  ke rumah sebanyak 49. Setelah dihantar, keluarga dihubungi dan satu persatu datang mengambil dengan mengembalikan kupon terlebih dahulu dan wajib menulis nama  serta menandatangani sebagai bukti laporan.

Ditanya  bantuan untuk keluarga Lamaholot di SP-3, SP-7 maupun Erom, Paulus mengaku pihaknya akan  melakukan komunikasi kembali bersama Ibu Fauzun untuk mendapatkan informasi lebih lanjut. (LKF)

Tinggalkan Balasan