Anggota DPR RI Terima 1.250 Paket Ikan-Produksi Perikanan Dari Kepala Balai KIPM Jayapura

Penyerahan paket kepada anggota Komisi IV DPR RI,Sulaeman Hamzah | IST

Metro Merauke – Anggota Komisi IV DPR RI, Sulaeman Hamzah menerima 1.250 paket  ikan/produksi perikanan  yang diserahkan oleh  Kepala Balai KIPM Jayaputa, Suardi.

Saat dihubungi melalui telpon selulernya,  Minggu (17/5), Sulaeman Hamzah mengatakan, dalam situasi pandemik covid-19, Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) melaksanakan kegiatan bulan mutu karantina dengan bakti sosial.

Dimana, lanjut Sulaeman, bakti sosial itu berupa pembagian ikan serta produksi perikanan yang sehat dan bermutu kepada masyarakat yang terdampak covid-19.

“Ya pelaksanaan kegiatan ini adalah hasil aspirasi dari saya yang  diamanatkan kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan RI,” katanya.

Untuk kegiatan, menurutnya, berlangsung di 48 unit pelaksana teknis BKIPM di seluruh Indonesia. Lalu  Balai KIPM Jayapura  menjadi salah satu titik  pelaksanaan kegiatan peduli sosial.

Dikatakan, sebanyak 1.250 paket diterima sekaligus didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan, kerjasama dengan event organizer yang ditunjuk sebagai penyedia.

Target distribusinya, lanjut Sulaeman, adalah wilayah Kabupaten Jayapura dan Kota Jayapura. Paket yang dibagikan berupa ikan kembung beku 1 kilogram, ikan kaleng dua buah, kerupuk ikan serta amplang ikan- produksi UMKM Kabupaten Jayapura serta brosur yang isinya tentang pentingnya makan ikan dan ikan bermutu serta aman dikonsumsi.

Ditambahkan, kegiatan dimaksud bertepatan dengan bulan mutu karantina ikan tahun 2020 sebagai agenda rutin yang saat ini sedang berlangsung selama dua bulan dengan mengangkat thema BIPM-KKP peduli ikan sehat bermutu untuk menanggulangi covid-19.

“Selain kegiatan bakti sosial, Kementerian Kelautan dan Perikanan telah melaksanakan program sosial lain seperti  berbagi nasi ikan 15.000 bungkus  setiap hari  kepada masyarakat yang terdampak covid-19 selama 20 hari sejak 30 April 2020,” ungkapnya. (LKF)

Tinggalkan Balasan