Pimpinan TPN OPM Lekagak Telenggen Akui Tembak TNI/Polri dan Kendaraan Freeport

Anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka pimpinan Lekagak Telenggen. Foto: Jubir Komnas TPNPB Sebby Sambom

Metro Merauke – Komandan Operasi Umum Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Mayjen Lekagak Telenggen mengakui berbagai rangkaian peristiwa penembakan terhadap aparat keamanan dan kendaraan milik PT Freeport di Tembagapura, Mimika, Papua, dilakukan pihaknya.

“Iya benar, itu anak-anak (pasukan TPN) yang tembak, ini perang,” ujarnya kepada Metro Merauke melalui sambungan telpon, Jumat (8/5).

Ia mengatakan, baku tembak dengan TNI/Polri untuk tujuan kemerdekaan Papua. “Tapi kalau mobil saya kurang tahu, itu mobil apa, tapi adik adik benar yang tembak,” katanya.

Rentetan kejadian tersebut diantaranya pada tanggal 9 Maret 2020, dimana pasukan Lekagak terlibat baku tembak dengan Satuan Tugas Nemangkawi dan Brimob Satgas Aman Nusa di Kampung Utikini.

Berikutnya, penyerangan terhadap pusat perkantoran PT Freeport Indonesia di Kuala Kencana pada 30 Maret 2020 yang mengakibatkan tertembaknya tiga karyawan PTFI, yaitu Graeme Thomas Wall, Ucok Simanungkalit, dan Jibril Bahar.

Juru Bicara Komisi Nasional Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (OPM) Sebby Sambom menyampaikan, insiden penembakan juga terhadap tiga kendaraan trailer milik Freeport di Mile 60, Tembagapura, Mimika, pada 24 April 2020, oleh Kelambua Waker, pimpinan TPNPB dari Komando Daerah Pertahanan (Kodap) 33 Beoga, Puncak Papua.

Sementara itu, Lekagak berujar bahwa ‘Perang’ TPNPB di areal Freeport Indonesia tak akan pernah surut hingga perusahaan emas besar dunia itu ditutup. “Dan kalau Papua Merdeka,” sebutnya.

Melansir dari Antara, Lekagak Telenggen diketahui bermarkas di Yambi, Kabupaten Puncak Jaya. Bersama dengan Militer Murib, pimpinan di Ilaga, Seltius Waker, pimpinan TPN Tembagapura, dan Guspi Waker dari Ugimba, serta TPN ‘Kali Kopi’, pimpinan Joni Botak dan Hengky Wanmang, memulai aksi penyerangan panjang di Tembagapura.

Kepala Kepolisian Daerah Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw mengatakan, pihaknya sampai saat ini masih mengejar Lekagak Telenggen dan anggotanya. “Ini sedang kami dalami,” kata Paulus Waterpauw di Jakarta. (redaksi)

Tinggalkan Balasan