Di Kampung Nggolar, Seorang Anak Dibawah Umur Dianiaya Lalu Diperkosa

Kasubag Humas Polres Merauke, AKP Arifin | LKF

Metro Merauke – Biadap! Kata ini pantas disematkan kepada BW (34) tahun, warga Kampung Nggolar, Distrik Merauke yang telah melakukan tindakan penganiayaan serta pemerkosaan terhadap anak dibawah umur, sebut saja namanya Bunga (12) tahun.

Kasubag Humas Polres Merauke, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Arifin diruang kerjanya Jumat (8/5) membenarkan kejadian tersebut. “Betul ada kasus dan pelaku yang telah beristeri itu, sudah ditangkap dan dijebloskan ke sel tahanan polres,” ujarnya.

Kasus dimaksud, menurut Kasubag, terjadi pada Minggu 3 Mei 2020 di rumah pelaku.  Saat itu, pelaku BW sedang dipengaruhi minuman keras (miras) memanggil korban masuk ke dalam kamar.

“Kebetulan korban tinggal bersama pelaku. Karena mamanya telah meninggal dunia,” ujarnya.

Setelah masuk dalam kamar, pelaku memukul korban menggunakan parang (bagian belakang) di kepala, bahu kiri, pinggang, punggung hingga mata kanan. Karena merasa kesakitan, korban menangis.

Namun, lanjut Kasubag, pelaku melancarkan aksinya dengan membuka paksa pakaian korban. Lalu melakukan tindakan pemerkosaan sekali. (LKF)

Tinggalkan Balasan