Bantuan Pemkab Yahukimo Bagi Pelajar-Mahasiswa di Merauke Diduga ditilep

Para mahasiswa Yahukimo sedang foto bersama | LKF

Metro Merauke – Ditengah pandemik covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Yahukimo memberikan perhatian kepada para pelajar dan mahasiswa dari Yahukimo yang sedang mengenyam pendidikan di sejumlah kota studi termasuk di Merauke.

Bentuk perhatiannya adalah berupa dana agar  dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Khusus pelajar dan mahasiswa di kota studi Merauke, besarnya dana yang ditransfer Pemkab Yahukimo senilai Rp 10 juta.

Sayangnya, dana tersebut tak sampai ke tangan para pelajar dan mahasiswa.  Tetapi Diduga diambil dan dinikmati oleh mantan Ketua Pelajar dan Mahasiswa Yahukimo di Merauke,  Yunet Kobak.

Hal itu disampaikan Ketua Pelajar dan Mahasiswa Yahukimo di Merauke, Aset Payage saat memberikan keterangan pers kepada wartawan Selasa (5/5). “Kami pengurus telah melakukan pengecekan ke Pemkab Yahukimo dan benar ada tranferan dana senilai Rp 10 juta guna membantu pelajar dan mahasiswa di tengah covid-19,” ujarnya.

Dana dimaksud, jelas dia, masuk ke rekening mantan ketua (Yunet Kobak). Rupanya setelah ditransfer dan diambil, tak diserahkan kepada pengurus baru.

“Sebagai tindaklanjutnya, kami telah ‘mengadili’ Yunet Kobak dan meminta pertanggungjawaban. Sekaligus meminta dana Rp 10 juta itu segera dikembalikan. Karena merupakan hak dari pelajar dan mahasiswa yang harus diterima,” tegasnya.

Dikatakan, tadi bersangkutan dimintai klarifikasi oleh pelajar dan mahasiswa Yahukimo. “Kami masih menahannya hingga ada kejelasan kapan dana dikembalikan,” ujarnya.

Sementara Mantan Ketua Pelajar dan Mahasiswa Yahukimo di kota studi Merauke, Yunet Kobak menyampaikan permohonan maaf kepada Pemkab Yahukimo.

“Saya merasa bersalah, karena ada permainan juga dari rekan-rekan di Yahukimo,” kata dia tanpa merincikan identitas sesama temannya itu. (LKF)

Tinggalkan Balasan