Martinus Ndiken: Kami Keberatan Bulog Hanya Beli Gabah

Gabah petani yang sedang  dijemur | IST

Metro Merauke – Martinus Mahuze, Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)  Distrik Kurik, Kabupaten Merauke mengungkapkan keberataannya setelah adanya kebijakan  Bulog  dengan membeli gabah dari petani.

“Kami minta Bulog Merauke tidak hanya membeli gabah tetapi juga beras,” ungkap Martinus yang dihubungi wartawan melalui telpon selulernya Selasa (28/4).

Dikatakan, apa yang disuarakan ini adalah murni dari petani dan bukan keinginan pribadi.  “Saya juga petani yang merasakan dampaknya ketika bulog hanya membeli gabah,” katanya.

Dengan hanya membeli gabah, menurutnya, petani merasa sangat dirugikan.  “Ya selain menir tidak didapatkan, juga dedak untuk kebutuhan ternak di rumah,”ungkap dia.

Belum lagi, jelas Martinus, petani harus menyiapkan dana untuk membeli karung dalam jumlah banyak. Karena akan dibutuhkan saat pengisian gabah kering.

“Kami juga keberatan dengan harga gabah yang ditetapkan Bulog. Kalau harganya Rp 4.500/kg, mungkin masih diterima petani. Tetapi harga di bawah itu sudah pasti terjadi penolakan,” tegasnya. (LKF)

Tinggalkan Balasan