Tujuh Pasien Covid-19 Dirawat di RSUD Merauke, Nevil: Satu Diantaranya Penumpang Pesawat Hercules

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke, dr. Nevil Muskita sedang berikan keterangan pers | LKF

Metro Merauke – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Merauke  saat ini sedang merawat tujuh pasien corona atau covid-19. Dari jumlah tersebut, lima diantaranya adalah pasien Merauke. Sedangkan dua lainnya pasien dari Kabupaten Boven Digoel.

Demikian disampaikan Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke, dr. Nevil Muskita saat memberikan keterangan pers kepada sejumlah wartawan di posko covid-19 kantor bupati Senin (27/4). “Pernah saya sampaikan  beberapa waktu lalu kalau terdapat enam pasien covid-19 sedang menjalani perawatan di RSUD Merauke. Dari jumlah itu, lima diantaranya warga Merauke. Sedangkan satunya dari Boven Digoel,” ungkapnya.

Setelah menjalani perawatan dan pengobatan di rumah sakit, sampel darah mereka  diambil dan dikirim lagi  ke Laboratorium Kesehatan (Labkes) Jakarta melalui pesawat Hercules beberapa waktu lalu guna diuji.

Hasilnya pun telah diterima. Dimana dua  diantaranya dinyatakan  negatif dan sembuh, sehingga bisa pulang. Sedangkan empat lain,  masih positif  dan tetap menjalani perawatan di RSUD Merauke.

Selanjutnya, demikian Nevil, terdapat empat Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang juga menjalani perawatan di rumah sakit. Setelah hasil sampel darahnya di uji di  Labkes Jakarta,  tiga dinyatakan negatif dan segera dipulangkan ke rumah.  Hanya satu positif covid-19.

Lebih lanjut Nevil menjelaskan, terdapat empat orang tanpa gejalah (OTG)  dikarantina di Hotel Asmat.  Dari jumlah itu,  dua diantaranya positif. Salah satunya adalah perempuan usia 43 tahun.

Numpang Pesawat Hercules
Dikatakan Nevil, dari kronologis yang didapatkan, bersangkutan turun di Bandara Mopah dengan Pesawat Hercules beberapa waktu lalu. Dia mengikuti kegiatan di Jakarta, setelah itu berangkat ke Manado.

“Saat itu karena lock-down, dia tidak bisa pulang, sehingga menggunakan pesawat Hercules ke Merauke,” katanya.

Rupanya dalam penerbangan dari Manado, ia mendapatkan informasi kalau temannya yang ditemui disana, telah dinyatakan positif covid-19. “Begitu tiba di Merauke, langsung ke RSUD Merauke melakukan pemeriksaan dan dikarantina di Hotel Asmat,” ungkapnya.

Setelah dilakukan rapid test, dinyatakan positif. “Kami langsung mengirim sampel darahnya ke Labkes Jakarta untuk diperiksa dan hasil yang didapatkan dinyatakan positif covid-19,” katanya.

Ditambahkan, untuk OTG terakhir adalah pasien berjenis kelamin laki-laki.  Dia adalah suami dari  pasien pesawat Lion Air tanggal 23 Maret lalu yang dinyatakan positif covid-19 setelah dirujuk dari Kabupaten Boven Digoel.

“Dari ceritera yang saya dapatkan, sebenarnya suaminya ini sedang dicari di Boven Digoel oleh tenaga medis untuk diperiksa. Bahkan dianjurkan ke rumah sakit,” katanya.

Namun, menurut Nevil, bersangkutan  mencari mobil hilux dan berangkat dari Tanah Merah ke Merauke. Informasinya dia menginap semalam di hotel. Keesokan hari baru melapor  sekaligus memeriksakan kesehatan di RSUD Merauke.

“Kita melakukan karantina juga kepada bersangkutan dan setelah sampel darahnya diambil dan dikirim, dinyatakan positif covid-19. Pasangan suami isteri ini dari Boven Digoel,” ungkapnya.

Sedangkan lima lainnya adalah pasien Merauke. Sehingga total yang masih menjalani perawatan di RSUD Merauke berjumlah tujuh orang,” jelas Nevil. (LKF)

Tinggalkan Balasan