Pandemi Korona, Tokoh Perempuan Papua Imbau Masyarakat Patuhi Aturan Pemerintah

Metro Merauke – Salah satu tokoh perempuan Papua, DR. Juliana J. Waromi, SE, M.Si mengimbau masyarakat  Papua mematuhi aturan pemerintah di tengah pandemi virus korono atau Covid-19 kini, dan menerapkan pola hidup sehat.

Menurut Sekretaris Dewan (Sekwan) DPR Papua itu, pemerintah pusat kini memberlakukan physcal distancing, dan Pemprov Papua menerapkan sosial distancing. Penerapan aturan itu sebagai upaya memutus rantai penyebaran korona, termasuk di Bumi Cenderawasih.

Untuk itu, sebagai warga negara dan anak bangsa, masyarakat Papua mesti mentaati imbauan pemerintah dan aparat keamanan.

“Ke luar rumah jika keadaan mendesak saja, tapi harus selalu gunakan masker. Setelah kembali ke rumah, segera mandi dan rendam pakaian [yang dipakai ke luar rumah]. Sering mencuci tangan menggunakan sabun,” kata Juliana Waromi, Jumat (17/04).

Katanya, tak kalah penting jika ada masyarakat yang berniat mudik [jelang bulan Ramadan atau karena alasan lain], sebaiknya ditunda. Dalam situasi pandemi korona kini, silaturahmi dengan keluarga dan teman-teman tidak harus lewat tatap muka. Silaturahmi juga dapat dilakukan melalui media aplikasi sosial semisal whatsapp, video call dan panggilan telepon.

“Pemerintah dan aparat keamanan intens memberikan imbauan kepada masyarakat untuk membatasi aktivitas di luar rumah. Seperti  menghindari kerumunan, tidak melakukan kegiatan yang mendatangkan orang banyak. Ini bertujuan memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Kata Juliana Waromi, masyarakat Papua juga mesti senantiasa menerapkan pola hidup sehat, dalam situasi pandemi Covid-19 kini. Masyarakat mesti memiliki keyakinan jika penyebaran virus korona yang kini melanda dunia, termasuk Papua dapat dihentikan, selama mentaati apa yang diajurkan pemerintah dan pihak kesehatan.

“Sayangi diri sendiri, keluarga dan orang yang ada di sekitar kita. Masyarakat Papua jangan terpengaruh dan menyebarkan berita-berita tak jelas sumbernya, dan dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Apabila ada informasi yang tidak jelas sumbernya dapat menghubungi kepolisian setempat,” ucapnya.

Kepada masyarakat yang ingin menyampaikan informasi tidak jelas sumbernya dapat menghubungi Subbid Penmas Bidang Humas Polda Papua dinomor 0967-52021 atau kontak person Kasubbid Penmas Bidang Humas Polda Papua, Kompol Anton Ampang melalui nomor seluler 085399107663. (Arjuna/Redaksi)

 

Tinggalkan Balasan